Berita Viral
Kepsek Klarifikasi Video Perkelahian Siswi SD di Gorontalo, Kini Larang Bawa HP ke Sekolah
Kepala sekolah berinisial NK mengklarifikasi video perkelahian dua siswi SD di Pasar Modern Limboto (Pasmolim), Kabupaten Gorontalo,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Dua-siswi-sekolah-dasar-berkelahi-di-lantai-atas-Pasar-Modern-Limboto.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kepala sekolah berinisial NK mengklarifikasi video perkelahian dua siswi SD di Pasar Modern Limboto (Pasmolim), Kabupaten Gorontalo, yang viral di media sosial.
Ia menyebut perkelahian dipicu persoalan unggahan video TikTok dan menegaskan pihak sekolah kini melarang siswi membawa ponsel.
Perkelahian itu terjadi Selasa (19/8/2025) pukul 13.00 Wita, usai jam pulang sekolah.
Baca juga: Benarkah Air Rebusan Mi Instan Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Dalam video berdurasi 23 detik, kedua siswi kelas enam tampak masih mengenakan seragam sekolah, saling jambak rambut dan memukul, sebelum akhirnya dilerai teman-temannya.
Menurut NK, perkelahian bermula ketika salah satu video TikTok diunggah ke grup WhatsApp dan membuat salah satu siswi keberatan.
Keduanya lalu sepakat bertemu di Pasmolim untuk menyelesaikan masalah.
"Pada hari Rabu, saya langsung mengundang orang tua kedua pihak untuk mediasi. Alhamdulillah, sudah damai. Anak-anak kini kembali berteman dan tidak ada dendam," jelas NK, Kamis (21/8/2025).
Sebagai langkah pencegahan, pihak sekolah memperketat pengawasan sekaligus melarang siswa membawa ponsel ke sekolah.
(*)