Gempa Bumi
Gempa Magnitudo 2,9 Guncang Barat Laut Tambolaka, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,9 terjadi pada Jumat (22/8/2025) pukul 12.47 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Gempa-Mag29-22-Aug-2025.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,9 terjadi pada Jumat (22/8/2025) pukul 12.47 WIB.
Pusat gempa berada di koordinat 9,05 Lintang Selatan dan 119,14 Bujur Timur, atau sekitar 38 kilometer barat laut Tambolaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan kedalaman 70 kilometer.
Wilayah Nusa Tenggara dikenal rawan gempa karena berada di zona pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia.
Tekanan dan pergeseran antar lempeng ini sering memicu aktivitas seismik di sekitar Flores, Sumba, hingga Sumbawa.
Tambolaka sendiri tidak jarang merasakan guncangan karena dekat dengan jalur patahan aktif.
Menurut analisis BMKG, gempa dengan magnitudo kecil seperti 2,9 umumnya tidak menimbulkan kerusakan.
Faktor kedalaman 70 kilometer juga membuat energi gempa terdistribusi lebih luas, sehingga guncangan di permukaan relatif lemah dan kemungkinan besar tidak dirasakan masyarakat sekitar.
Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.
Jika merasakan guncangan lebih kuat, warga diminta segera berlindung di bawah meja.
Warga juga harus menjauhi kaca atau benda yang mudah jatuh, serta menuju area terbuka setelah guncangan berhenti.
BMKG juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan selalu memantau informasi resmi.
BMKG menegaskan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak panik, dan senantiasa mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG. (*)