PEMPROV GORONTALO
Perpaduan Budaya Gorontalo-Betawi di Jakarta, Pemprov Promosi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Lebih dari sekadar ajang hiburan, kegiatan ini menjadi panggung strategis untuk promosi pariwisata dan ekonomi kreatif
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/582023_Hiu-Paus-Gorontalo_Botubarani_Bendera.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta – Perpaduan budaya Gorontalo dan Betawi memikat publik dalam acara "Pesona Gorontalo dan Betawi di Jantung Ibu Kota." Acara ini akan diselenggarakan di Hotel Borobudur Jakarta pada Minggu (10/8/2025).
Lebih dari sekadar ajang hiburan, kegiatan ini menjadi panggung strategis untuk promosi pariwisata dan ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat kerja sama lintas daerah di Sulawesi.
Acara ini akan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, mulai dari Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pejabat eselon I dan II Kemenparekraf, seluruh gubernur di Sulawesi, Ketua Asosiasi Pariwisata Nasional, tokoh masyarakat Gorontalo dan Betawi, influencer, pelaku usaha, hingga komunitas budaya.
Kolaborasi ini terlaksana berkat sinergi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan Hotel Borobudur Jakarta, Pemprov DKI Jakarta, Badan Kerja Sama Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS), Dekranasda Provinsi Gorontalo, LAMAHU, dan berbagai pelaku industri kreatif.
Mengusung semangat kemerdekaan, acara ini mempertemukan dua kekayaan budaya yang berbeda, namun saling melengkapi. Perpaduan antara Gorontalo yang kaya akan tradisi leluhur dengan Betawi sebagai simbol keberagaman Ibu Kota menjadi pesan kuat tentang harmonisasi budaya Nusantara.
"Perpaduan ini menjadi simbol harmonisasi antara daerah yang kaya akan tradisi leluhur dengan ibu kota negara yang menjadi pusat pertemuan berbagai budaya nusantara," ujar Aryanto Husain, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Minggu (10/8/2025).
Momen ini juga menjadi landasan penting bagi pembangunan Gorontalo, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Acara ini tidak hanya memanjakan mata dan lidah, tetapi juga menjadi titik penting dalam kerja sama pembangunan Sulawesi.
Baca juga: Gubernur Gusnar Ismail Sambangi Kantor TribunGorontalo.com, Bawa Proyeksi Pembangunan Daerah
Para gubernur se-Sulawesi akan menandatangani Kesepakatan Bersama Kerja Sama Pembangunan se-Sulawesi.
Setelah itu, dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pariwisata Sulawesi Terintegrasi dan Berkelanjutan oleh seluruh kepala dinas pariwisata se-Sulawesi.
Menurut Aryanto, tantangan pariwisata saat ini bukan lagi sekadar menarik wisatawan, melainkan bagaimana mengelola dan menjaga kelestariannya.
"Tantangan pariwisata kini bukan hanya soal menarik wisatawan datang, tetapi bagaimana mengelola, melestarikan, dan memberikan pengalaman yang otentik serta berkelanjutan," jelasnya.
Aryanto percaya bahwa acara Discover Nusantara 2025 adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi Sulawesi, khususnya Gorontalo, di panggung pariwisata nasional bahkan internasional. Ia menyebut acara ini sebagai bentuk kolaborasi nyata untuk mendorong pertumbuhan pariwisata yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan.
"Gorontalo membawa bukan hanya destinasi, tetapi juga rasa, cerita, dan karya masyarakatnya," imbuhnya.
Pengunjung akan dimanjakan dengan pameran produk unggulan, bazar kuliner khas Gorontalo, dan pertunjukan seni tradisional. Selain itu, expo produk ekonomi kreatif Gorontalo akan menjadi magnet bagi para pelaku usaha dan calon pembeli.