Kapal Perang di Gorontalo
Ratusan Siswa Gorontalo Antusias Kunjungi Kapal Perang TNI AL KRI Teluk Banten-516
Kehadiran kapal perang KRI Teluk Banten-516 di Pelabuhan Gorontalo menjadi daya tarik edukatif bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sejumlah-siswa-berada-di-kapal-perang-TNI-KRI-Teluk-Banten-516.jpg)
Komandan Lanal Gorontalo, Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana, menegaskan siapa pun bisa datang.
"Dibuka untuk umum, jadi silakan dipersilakan untuk anak-anak SD, SMP, maupun SMA yang ingin melihat kapal perang Republik Indonesia yang datang ke sini," ujarnya.
KRI Teluk Banten-516 telah bersandar sejak 6 Agustus 2025 setelah mengantar prajurit Yonif 715 Motuliato dari penugasan tahunan.
Kegiatan kunjungan terbuka ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada 7 Agustus pukul 08.00–16.00 Wita dan 8 Agustus pukul 08.00–11.00 Wita. Lokasinya berada di Pelabuhan Pelni Gorontalo, Jalan Mayor Dullah, Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.
Selama kunjungan, pengunjung diberikan arahan langsung oleh prajurit terkait tata tertib di kapal.
Beberapa peraturan yang ditekankan antara lain larangan mendekati pagar kapal, keharusan anak-anak untuk selalu diawasi oleh guru atau orang tua, dan larangan menyentuh tombol atau peralatan di kapal.
Semua aturan ini diterapkan untuk menjaga keselamatan dan integritas fasilitas pertahanan negara.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesan mendalam bagi anak-anak, tetapi juga memperkuat kedekatan masyarakat Gorontalo dengan kekuatan pertahanan laut Indonesia.
Profil KRI Teluk Banten-516
KRI Teluk Banten-516 adalah kapal yang dipesan sejak Juni 1981 dan mulai berlayar pada Mei 1982.
Kapal dengan nomor lambung 516 ini termasuk dalam kelas Landing Ship Tank (LST) Teluk Semangka, yang dirancang khusus untuk mengangkut pasukan, kendaraan tempur, dan helikopter.
Kapal ini memiliki panjang 100 meter, lebar 144 meter, dan bobot penuh mencapai 3.810 ton. Meskipun berukuran besar, KRI Teluk Banten-516 mampu melaju hingga 15 knot (setara 28 km/jam).
Kecepatan ini didukung oleh dua mesin diesel dengan total kekuatan 12.800 tenaga kuda metrik, yang menggerakkan dua poros dan kemudi kembar.
Dalam sekali berlayar, kapal ini dapat menempuh jarak hingga 7.500 mil laut atau sekitar 13.900 km, menjadikannya andal untuk operasi jarak jauh.
KRI Teluk Banten-516 mampu mengangkut 200 prajurit, 17 tank tempur utama, dan 1.800 ton logistik.