Pemkab Gorontalo
Kenakan Pakaian Adat Takowa, Sekda Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur Jalani Prosesi Mopotilolo
Setelah resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur mengikuti prosesi adat Mopotilolo
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sugondo-Makmur-bersama-istri.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Setelah resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur mengikuti prosesi adat Mopotilolo pada Rabu (6/8/2025).
Acara ini merupakan tradisi penerimaan jabatan yang penting dalam adat Gorontalo.
Sugondo didampingi istrinya, Seliyanti Makmur Ntoma. Keduanya mengenakan pakaian adat Takowa.
Takowa adalah pakaian adat dari Gorontalo. Pakaian ini dulunya sering dipakai oleh para pembesar atau pejabat kerajaan.
Nama "Takowa" sendiri berasal dari frasa "Bo'o Takowa Da'a" dalam bahasa Gorontalo yang berarti "baju takwa besar".
Adapun Mopotilolo adalah ritual sakral untuk mengantar seorang pejabat dari rumah pribadi menuju rumah dinasnya.
Dalam budaya Gorontalo, prosesi ini menjadi tanda bahwa seorang pejabat telah diterima secara adat untuk menjalankan tugas barunya, dan merupakan syarat wajib sebelum Sugondo resmi menempati rumah dinas Sekda.
Dalam sambutannya, Sugondo Makmur menegaskan komitmennya untuk mengabdi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan etika birokrasi.
"Kita harus menunjukkan kinerja yang baik dan mengedepankan adat dalam birokrasi. Misalnya, menjaga etika dalam berkomunikasi, menghargai orang tua, serta menghargai kearifan lokal," ujar Sugondo.
Acara Mopotilolo ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
Baca juga: Sosok Irjen Pol Widodo, Kapolda Gorontalo Pengganti Irjen Pol Eko Wahyu
Profil Sugondo Makmur
Lahir dari lingkungan sederhana, Sugondo memulai pendidikan dasarnya di SDN 4 Tombulilato.
Ia kemudian melanjutkan ke SMP Tombulilato, Kabupaten Bone Bolango.
Ketertarikannya pada dunia pendidikan membawanya menempuh studi di Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP) Gorontalo dan lulus pada tahun 1996. Gelar magister diraihnya dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada tahun 2006.
Sejak masa kuliah, Sugondo dikenal aktif dalam berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Badan Pertimbangan Mahasiswa (BPM) STIKIP Gorontalo pada 1994, lalu setahun kemudian menjadi Sekretaris Jenderal Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi (SMPT).