Sabtu, 7 Maret 2026

Kurs Rupiah

Nilai Tukar Rupiah Melonjak 0,83 Persen, Ini Kurs Jual Beli Terbaru di 5 Bank Besar

Ariston menjelaskan bahwa indeks dolar AS saat ini berada di sekitar 98, turun dari kisaran 100 pada Jumat siang. 

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Nilai Tukar Rupiah Melonjak 0,83 Persen,  Ini Kurs Jual Beli Terbaru di 5 Bank Besar
Freepik
KURS RUPIAH -- Ilustrasi uang rupiah pecahan Rp100 ribu. Rupiah menguat per 4 Agustus 2025. Cek kurs jual beli di 5 bank besar Indonesia dalam artikel ini. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Rupiah mengalami penguatan signifikan terhadap dolar AS pada Senin (4/8/2025).

Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.14 WIB, rupiah berada di level Rp 16.376,5 per dolar AS, atau menguat 0,83 persen (136,5 poin) dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 16.513 per dolar AS.

Melansir pemberitaan Kompas.com, Ariston Tjandra selaku Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, mengatakan penguatan rupiah didorong oleh laporan Non-Farm Payroll (NFP) AS bulan Juli yang dirilis Jumat (1/8/2025) malam. 

Data tersebut menunjukkan angka di bawah perkiraan pasar, yang berdampak pada pelemahan dolar AS.

Ariston menjelaskan bahwa indeks dolar AS saat ini berada di sekitar 98, turun dari kisaran 100 pada Jumat siang. 

Pelemahan ini juga dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap tekanan ekonomi AS akibat kenaikan tarif yang diberlakukan oleh Trump.

Ariston memprediksi dolar AS akan terus melemah terhadap rupiah hari ini menuju Rp 16.350, dengan potensi resisten di kisaran Rp 16.500.

Sebagai perbandingan, berdasarkan kurs tengah Jisdor pada Jumat, 1 Agustus 2025, nilai tukar rupiah berada di level Rp 16.494 per dolar AS, melemah dari Kamis, 31 Juli 2025, yang berada di level Rp 16.459 per dolar AS.

Berikut adalah kurs jual dan beli rupiah di lima bank besar di Indonesia:

- BRI: Jual Rp 16.406, Beli Rp 16.381

- Bank Mandiri: Jual Rp 16.430, Beli Rp 16.400

- BNI: Jual Rp 16.400, Beli Rp 16.385

- BCA: Jual Rp 16.400, Beli Rp 16.377

- CIMB Niaga: Jual Rp 16.509, Beli Rp 16.484

Baca juga: Update Terbaru! Harga Emas Antam di Pegadaian dan Logam Mulia Hari Ini, 5 Agustus 2025

Dampak Rupiah Menguat

Berikut dampak dari penguatan rupiah dikutip TribunGorontalo.com dari KompasTV:

Dampak Positif

1. Pengendalian Inflasi

Penguatan Rupiah dapat mengurangi biaya impor barang dan jasa. Hal ini membantu menstabilkan harga dan meningkatkan daya beli masyarakat.

2. Peningkatan Daya Saing

Produk lokal menjadi lebih terjangkau di pasar internasional, yang bisa meningkatkan permintaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

3. Peningkatan Investasi Asing

Investor asing cenderung lebih tertarik menanamkan modal ketika nilai tukar Rupiah menguat, karena memberikan keuntungan lebih besar.

4. Beban Utang Luar Negeri Berkurang 

Nilai tukar Rupiah yang menguat terhadap Dolar AS dapat mengecilkan jumlah utang luar negeri.

5. Biaya Liburan Luar Negeri Lebih Hemat

Nilai mata uang Indonesia menjadi lebih tinggi, sehingga biaya yang dikeluarkan saat berwisata ke luar negeri bisa lebih murah.

Dampak Negatif

Meskipun ada banyak dampak positif, penguatan Rupiah juga dapat memiliki konsekuensi negatif, terutama bagi sektor ekspor. 

Eksportir mungkin menghadapi kesulitan dalam menjual produk mereka di pasar internasional karena harganya menjadi lebih mahal bagi pelanggan asing.

 

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kurs Rupiah Menguat, Rata-rata Perbankan Patok Rupiah 16.400-an Per Dollar AS"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved