HUT RI di Gorontalo
Aturan Calon Paskibraka Kabupaten Gorontalo: Jilbab Boleh, Potong Rambut Wajib
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gorontalo menerapkan peraturan khusus untuk calon anggota Paskibraka.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Calon-anggota-Paskibraka-Kabupaten-Gorontalo-berlatih-di-Sport-Centre-Limboto.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gorontalo menerapkan peraturan khusus untuk calon anggota Paskibraka.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Gorontalo, Burhan Ismail, memastikan bahwa tidak ada paksaan bagi peserta perempuan untuk melepas jilbab selama bertugas.
Kebijakan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap keyakinan para peserta dan menjawab kekhawatiran yang selama ini sering disampaikan oleh orang tua.
“Yang menggunakan jilbab tetap kami izinkan menggunakannya. Tidak ada paksaan untuk menanggalkannya, dan yang tidak menggunakan jilbab pun tidak dipaksa untuk mengenakan,” jelas Burhan.
Meski demikian, demi menjaga kedisiplinan dan keseragaman, peserta perempuan yang berjilbab akan tetap mengikuti protokol pengaturan rambut, termasuk pemotongan rambut.
Burhan menjelaskan, “Jilbab tetap boleh dipakai, tetapi untuk protap paskibraka, rambut tetap akan dipotong. Ini demi keseragaman dan kedisiplinan baris-berbaris.”
Pelatihan Paskibraka tahun 2025 yang diikuti 26 siswa-siswi terbaik dari berbagai kecamatan ini akan berlangsung selama 15 hari.
Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah daerah sedang menyiapkan penghargaan khusus bagi mereka yang telah menjalankan tugas mulia ini.
Burhan menambahkan, fasilitas pendukung seperti Wisma Atlet pun sudah disiapkan untuk kenyamanan para peserta.
"Wisma sudah kita siapkan dan bersihkan sejak tiga hari lalu. Semua fasilitas pendukung juga sudah kami maksimalkan," jelasnya.
Baca juga: Ultimatum Bupati Gorontalo, Camat Disanksi Pakai Rok Jika Biarkan Waria Tampil di Acara HUT RI
Daftar Anggota Paskibraka Kabupaten Gorontalo
Sebanyak 26 pelajar terbaik dari berbagai SMA/MA di Kabupaten Gorontalo telah resmi terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gorontalo Tahun 2025.
Mereka akan bertugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Upacara ini akan dipusatkan di Sport Center Limboto pada 17 Agustus 2025.
Pengumuman daftar nama ini disampaikan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gorontalo.
Pengumuman ini merupakan bagian dari kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka yang telah dibuka oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.
Berikut daftar 26 pelajar yang akan mengibarkan bendera merah putih di Kabupaten Gorontalo:
Andika Satria Munggaran – SMA Negeri 1 Limboto
Christian Imanuel Misah – SMA Negeri 1 Limboto
Yongky – SMA Negeri 1 Boliyohuto
Rizki Aditya – SMA Negeri 1 Boliyohuto
Putra Olichta Dairi Padang – MAN 1 Kabupaten Gorontalo
Hasani I. Matalauni – SMA Negeri 2 Limboto
Mohammad Syahril Dako – MAN 2 Kabupaten Gorontalo
Andra Lantu – SMA Muh. Tolangohula
Muh. Fajriyanto Nadji – SMA Negeri 1 Tolangohula
Mahmud Hasan – SMA Negeri 1 Telaga
Lulun Tooli – SMA Muh. Batudaa
Retno Okta Putra Harun – SMA Negeri 1 Mootilango
Aditya Maga – SMA Negeri 1 Telaga
Nazwa Chairunissa Podungge – SMA Negeri 1 Limboto
Aira Putri Ramadhani Talipi – SMA Negeri 1 Limboto
Allifiya Wafiq Aini Palilati – SMA Negeri 1 Telaga
Aura Rizka Maharani Lamato – MAN 1 Kabupaten Gorontalo
Azka Qonitha Isa – SMA Negeri 1 Limboto
Fegi Defriyanti – SMA Negeri 1 Boliyohuto
Silvia Putri Pobi – SMA Negeri 1 Telaga
Kayla Adelia Kadir – MAN 1 Kabupaten Gorontalo
Syafa Khaira Monoarfa – SMA Negeri 1 Limboto
Putri Alisia Mokoginta – SMA Negeri 1 Telaga
Denisa Saumin Yahya – SMA Muh. Batudaa
Maghfira Wuso – SMA Negeri 2 Limboto
Nay Cesya H. Abuniyo – SMA Negeri 1 Bilato
Pelatihan Paskibraka akan berlangsung dari 1 hingga 15 Agustus 2025. Selama 15 hari, para peserta akan mendapatkan materi baris-berbaris, fisik, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan kepemimpinan. Pada 16 Agustus 2025, mereka akan beristirahat untuk mempersiapkan diri jelang upacara.
Bupati Gorontalo berharap seluruh peserta dapat menjaga semangat dan kesehatan, serta menjalani proses pelatihan ini dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan.
(TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.