Sabtu, 21 Maret 2026

Peringatan Tsunami Gorontalo

Seperti Tak Takut, Warga Gorontalo Padati Tangga Dua Ribu Demi Tonton Langsung Detik-detik Tsunami

Warga Gorontalo  memadati lokasi wisata Tangga Dua Ribu untuk melihat langsung terjadinya detik-detik tsunami.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Seperti Tak Takut, Warga Gorontalo Padati Tangga Dua Ribu Demi Tonton Langsung Detik-detik Tsunami
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
TSUNAMI GORONTALO -- Sejumlah warga padati Tangga Dua Ribu Kelurahan Pohe Kota Gorontalo untuk melihat langsung tsunami, Rabu (30/7/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Warga Gorontalo  memadati lokasi wisata Tangga Dua Ribu, Kelurahan Pohe, Kota Gorontalo untuk melihat langsung terjadinya detik-detik tsunami.

Pantauan TribunGorontalo.com, Rabu (30/7/2025) warga sudah setia memegang ponselnya masing-masing untuk mengabadikan momen tsunami.

Ada yang sedang melakukan video, siaran langsung di sosial media hingga memotret area laut.

Dari bapak-bapak, anak muda berada di pinggiran jalan.

Dari ujung utara hingga selatan Tangga Dua Ribu warga memandangi lautan.

Sepeda motor pun terlihat berjejer di sepanjang lokasi tersebut.

Kondisi berjalan normal, meski ada informasi tsunami akan segera terjadi.

Warga bagaikan tak takut dengan adanya potensi terjadinya tsunami.

Bahkan ada warga yang tidak percaya dengan adanya tsunami tersebut.

Salah satunya Dicky warga setempat.

Kata Dicky dirinya belum yakin, tsunami akan terjadi.

"Kalau saya belum yakin, semua itu atas kuasa Allah SWT," bebernya.

Menurutnya dari dulu Gorontalo sering diisukan akan terjadi tsunami namun hingga sekarang belum terjadi.

Sementara itu, Roman Ali Warga Kelurahan Pohe juga mengungkapkan dirinya tidak panik dengan adanya informasi tersebut.

"Aktivitas warga biasa saja, belum ada yang panik. Hanya yang di dalam kota saja yang sudah panik," ungkapnya saat diwawancarai.

Namun ia mengaku tetap harus waspada apa bila terjadi tsunami.

"Kalau waspada itu harus, hanya saja jangan panik," bebernya.

Ia berencana jika memang terjadi tsunami mereka akan lari ke area atas di Kelurahan Tanjung Kramat.

"Ini kan ada bukit, kita bisa lari ke situ. Cuman saya rasa ini masih aman-aman," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Gorontalo merilis prediksi Tsunami terjadi di Gorontalo.

Tsunami ini diprediksi akan menerjang wilayah Kota Gorontalo dengan estimasi waktu di pukul 16.39 Wita pada 30 Juli 2025.

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia dengan status Waspada (ketinggian Tsunami kurang dari 0.5m),  di wilayah : 

  1. Talaud (ETA 14:52:24 WITA)
  2. Kota Gorontalo (ETA 16:39:54 WITA)
  3. Halmahera Utara (ETA  16:04:24 WIT)
  4. Manokwari (ETA 16:08:54 WIT)
  5. Rajaampat (ETA 16:18:54 WIT)
  6. Biaknumfor (ETA 16:21:54 WIT)
  7. Supiori (ETA 16:21:54 WIT)
  8. Sorong bagian Utara (ETA 16:24:54 WIT)
  9. Jayapura (ETA 16:30:24 WIT)
  10. Sarmi (ETA 16:30:24 WIT)

Oleh karena itu, kepada masyarakat pesisir di wilayah tersebut untuk tetap tenang dan menjauhi pantai. 

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.

Tsunami ini merupakan imbas dari gempa berkekuatan 8,7 magnitudo yang mengguncang pesisir timur Kamchatka, Rusia pada Rabu, (30/7/2025) pukul 06.24 WIB.

Gempa tektonik ini juga mengakibatkan tsunami di beberapa negara yakni Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam. 

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas  subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka ( Kurile-Kamchatka Trench ). Gempabumi ini memiliki mekanisme naik ( thrust fault ).

BMKG Imbau Warga Gorontalo untuk Tetap Tenang dan Jauhi Pantai Imbas Status Waspada Tsunami

Warga Gorontalo diminta tetap tenang dan tak panik akibat kabar tsunami yang beredar.

Tsunami akibat gempa bumi yang menerjang perairan Rusia mengakibatkan Gorontalo masuk dalam daftar wilayah terdampak.

Hingga saat ini, media sosial tengah dihebohkan dengan informasi ini.

Andri Wijaya Bidang, Kepala Stasiun Geofisika Kelas II BMKG Gorontalo mengatakan untuk warga Gorontalo tidak perlu panik dengan adanya informasi tsunami.

"Tidak perlu panik, Tenang," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Rabu (30/7/2025).

Tsunami yang diperkirakan akan terjadi pada pukul 16.39 Wita ini diprediksi dengan ketinggian air 0 - 0,5 meter.

Ketinggian tsunami dengan status waspada diperkirakan kurang dari 0,5 meter saat tiba dipantai dan biasanya hanya berdampak di pesisir tidak sampai ke daratan jauh.

Meskipun begitu, Andi meminta kepada seluruh warga Gorontalo untuk membatasi aktivitas di wilayah pesisir.

"Kuncinya itu tetap tenang, Jangan dulu beraktivitas di pesisir, jangan dulu mandi di pantai," imbuhnya.

Wilayah yang menjadi fokus utama tsunami ini adalah pantai bagian Selatan Gorontalo yakni Pantai Leato Selatan,Talumolo, Tenda, Pohe dan Tanjung Kramat.

Namun, Andri menegaskan ini bukanlah tsunami besar seperti yang terjadi di Provinsi lain.

"Jangan berpikir ini kayak tsunami di Aceh, itu nggak," tandasnya.

Andri berharap warga dapat tenang dengan pemberitaan tsunami yang ada dan tetap memantau informasi selengkapnya. (*)

 

(TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved