Daftar Kapolda di Indonesia
Daftar Lengkap 36 Kapolda di Indonesia per Juli 2025, Mayoritas Alumni Akpol 1991
Total terdapat 36 Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) yang kini resmi menjabat, dengan mayoritas merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PENGANIAYAAN-Seorang-polisi-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kepolisian Republik Indonesia telah memperbarui struktur pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) di seluruh Indonesia per Juli 2025.
Total terdapat 36 Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) yang kini resmi menjabat, dengan mayoritas merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1991.
Perubahan ini bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025.
Berdasarkan penelusuran Tribun-Timur.com, sebanyak 13 dari 36 Kapolda saat ini merupakan alumni Akpol 1991 angkatan yang sama dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang dikenal sebagai salah satu angkatan dengan pengaruh besar dalam tubuh Polri.
Inilah daftar Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di Indonesia per Juli 2025.
Ada 36 Kapolda di Indonesia.
Mereka memimpin Kepolisian Daerah (Polda).
Polda tipe A-Khusus dan tipe A dipimpin oleh seorang Kapolda yang berpangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen).
Baca juga: Rozi Yanto Pria 20 Tahun Rudapaksa dan Bunuh Bocah SD, Pelaku Ngaku Kecanduan Nonton Film Dewasa
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Bitung - Ambon Agustus 2025: Harga Tiket KM Sangiang Rp 506.000
Sedangkan untuk Polda tipe B dipimpin oleh seorang Kapolda berpangkat Brigadir Jenderal Polisi.
Saat ini, ada 36 Kapolda di Indonesia.
34 Kapolda pangkat Irjen dan dua pangkat Brigjen.
Dua Kapolda terbaru yakni Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko dan Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Didik Agung Widjanarko.
Irjen Rudi Darmoko menjabat Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Irjen Didik Agung Widjanarko sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara
Irjen Rudi Darmoko menggantikan Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga, sementara Irjen Didik Agung Widjanarko menggantikan Irjen Dwi Irianto.
Mutasi tertuang Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1084/V/KEP./2025 tertanggal 20 Mei 2025.