Viral Nasional
Ambulans Puskesmas di Konawe Selatan Diduga Dipakai Kirim Solar Subsidi ke Dermaga Tambang
Sebuah kendaraan ambulans milik Puskesmas Keliling di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, diduga disalahgunakan untuk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/side-british-ambulance_53876-63444jpg.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebuah kendaraan ambulans milik Puskesmas Keliling di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, diduga disalahgunakan untuk mengangkut jeriken berisi solar bersubsidi secara ilegal.
Informasi ini mencuat setelah kendaraan tersebut terpantau menuju dermaga (Jetty) milik sebuah perusahaan tambang di wilayah Kecamatan Moramo Utara.
Zainuddin, petugas keamanan PT Hoffman, membenarkan bahwa dirinya sempat menghentikan ambulans itu pada Jumat (25/7/2025).
Ia sempat meminta keterangan sopir, namun jawaban yang diterima cukup mencurigakan.
Baca juga: Wagub Idah Syahidah: Berkebaya Butuh Nyali, Bukan Sekadar Gaya tapi Cinta Budaya!
"Sopirnya bilang keadaan emergency," kata Zainuddin melalui sambungan telepon kepada wartawan.
Karena merasa ada yang janggal, rekan Zainuddin memeriksa bagian dalam ambulans tersebut.
Dugaan penyalahgunaan pun terbukti.
"Teman saya teriak, ambulans itu muat jeriken isinya solar," ungkapnya lagi.
Zainuddin mengaku langsung berkoordinasi dengan pos keamanan PT Ramadhan untuk mengecek tujuan ambulans tersebut.
Dari informasi yang diterima, kendaraan itu memang hendak menuju Jetty PT Ramadhan.
"Takutnya nanti kalau ada masalah kami yang tertuduh," ujar Zainuddin, mengkhawatirkan reputasi perusahaannya.
Baca juga: 3 Hari Bentrokan Thailand-Kamboja Memanas hingga 33 Orang Tewas, Desak Gencatan Senjata Segera
Hingga laporan ini diterbitkan, awak media masih berusaha mengonfirmasi pihak PT Ramadhan terkait dugaan penggunaan ambulans tersebut.
Dinkes Konawe Selatan: Sopir Diperiksa Polisi
Menanggapi kabar ini, Kepala Dinas Kesehatan Konawe Selatan, dr Boni Lambang Pramana, menjelaskan bahwa ambulans tersebut terdaftar sebagai kendaraan operasional milik Puskesmas Keliling Laonti.
Ia menegaskan, mobil dipakai oleh oknum sopir yang kini sedang dimintai keterangan di Polres Konawe Selatan.
"Jika terbukti bersalah, pihak Dinkes akan mengambil tindakan disiplin yang tepat terhadap staf yang bersangkutan," tegas dr Boni.
Ia menambahkan, dari penelusuran internal, ambulans itu pada Jumat pagi masih sempat melayani pengantaran jenazah dari rumah sakit di Kendari menuju Pelabuhan Lapuko di Kecamatan Moramo.
Usai pengantaran, pergerakan kendaraan tersebut di luar pantauan pihak Puskesmas.
dr Boni menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas insiden memalukan tersebut dan berjanji akan memperketat pengawasan.
"Pihak Puskesmas dan Dinkes berkomitmen untuk terus meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan," tutupnya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.