Minggu, 15 Maret 2026

Berita Viral

Kapten KM Barcelona VA Jadi Tersangka! Kebakaran Kapal Tewaskan 3 Orang: Penumpang Melebihi Manifes

Penetapan ini dilakukan setelah penyidik Ditpolairud Polda Sulut menemukan dugaan pelanggaran serius terkait jumlah penumpang yang melebihi manifes.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Kapten KM Barcelona VA Jadi Tersangka! Kebakaran Kapal Tewaskan 3 Orang:  Penumpang Melebihi Manifes
Facebook.com/Abdul Rahmad Agu
TRAGEDI KM -- Kapten kapal berinisial IB resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sulut pada Senin malam (21/7/2025). Penetapan ini dilakukan setelah penyidik Ditpolairud Polda Sulut menemukan dugaan pelanggaran serius terkait jumlah penumpang yang melebihi manifes resmi. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Tragedi kebakaran kapal KM Barcelona VA yang terjadi di perairan Talise, Sulawesi Utara, kini memasuki babak baru.

Kapten kapal berinisial IB resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sulut pada Senin malam (21/7/2025).

Penetapan ini dilakukan setelah penyidik Ditpolairud Polda Sulut menemukan dugaan pelanggaran serius terkait jumlah penumpang yang melebihi manifes resmi.

Polda Sulawesi Utara (Sulut) resmi menetapkan kapten kapal KM Barcelona VA berinisial IB sebagai tersangka dalam tragedi kebakaran kapal yang terjadi di perairan Talise pada Minggu (20/7/2025). 

Peristiwa nahas itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan ratusan lainnya menjadi korban.

"Benar, sudah ada penetapan tersangka. Inisial IB, kapten kapal," ujar Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah Hasibuan saat dikonfirmasi, Senin malam (21/7/2025).

Penetapan status hukum terhadap IB dilakukan setelah tim penyidik Ditpolairud Polda Sulut menemukan dugaan awal adanya ketidaksesuaian jumlah penumpang dengan data manifes resmi.

Berdasarkan manifes, KM Barcelona VA seharusnya mengangkut 280 penumpang. Namun hasil verifikasi di lapangan menunjukkan jumlah penumpang melebihi angka tersebut.

Baca juga: Info Cuaca Gorontalo Hari Ini Selasa 22 Juli 2025, Dominan Cerah dan Berawan

"Sesuai manifes penumpang itu ada 280. Ternyata melebihi dari manifes," tegas Alamsyah.

Selain nakhoda, penyidik juga tengah memeriksa 13 anak buah kapal (ABK) yang ikut dalam pelayaran nahas tersebut. Pemeriksaan dilakukan secara intensif untuk mendalami dugaan pelanggaran prosedur keselamatan pelayaran.

"Untuk yang lainnya, sementara masih dalam proses pengembangan," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, KM Barcelona VA terbakar saat dalam pelayaran dari Pelabuhan Talaud menuju Manado. Kapal terbakar sekitar pukul 14.00 WITA di perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara.

Data dari Basarnas Manado menyebutkan, dari total 571 penumpang, sebanyak 568 orang berhasil selamat, sementara tiga lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Penyidikan terus berlanjut guna mengungkap seluruh aspek penyebab kebakaran serta potensi kelalaian yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dalam tragedi tersebut.

Data dan Kronologi

Kapal Motor Barcelona VA terbakar di perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (20/7/2025) siang. Api diduga berasal dari salah satu kamar penumpang.

Kapal ini membawa 571 penumpang dari Kabupaten Kepulauan Talaud dengan tujuan Pelabuhan Manado

Dari 571 penumpang, tiga orang dinyatakan meninggal. Dua orang lainnya dilaporkan hilang. Sisanya selamat. Termasuk nakhoda Ignus Bawotong dan 13 ABK.

"Dua korban hilang yang dilaporkan ke kami itu bernama Levi Aiba dan Hamen Langinan," ujar anggota staf Humas Basarnas Manado, Nuriadin Gumelang, mengemukakan, Senin (21/7/2025).

Tiga jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara yakni Asna Lapae (perempuan 50 tahun), Zakaria Tindiuling (laki-laki) dan Juliana Humulung (perempuan 40 tahun).

Baca juga: Ramalan Zodiak Cancer, Leo, Virgo Hari ini 22 Juli 2025: Cinta, Karier, hingga Keuangan

Korban meninggal adalah pasien yang sedianya akan dibawa berobat ke Kota Manado.

Sedangkan penumpang selamat lainnya telah pulang dijemput keluarga masing-masing. Mereka dibolehkan pulang setelah didata.

Sebagian lainnya masih dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Manado dan Minahasa Utara akibat luka benturan dan trauma. 

Berdasarkan surat perintah berlayar, KM Barcelona 5 sebenarnya terjadwal Sabtu (19/7/2025) pukul 18.00 WITA. 

Namun keberangkatan diundur menjadi Minggu (20/7/2025) pukul 01.00 WITA karena alasan cuaca buruk.

KM Barcelona 5 yang diketahui milik PT Surya Pacific Indonesia saat dalam kondisi terapung di Perairan Talise, Minut. Berjarak kurang lebih 60 km dari Pelabuhan Manado. 

Baca juga: Terungkap Klarifikasi DJ Panda Viral! Minta Maaf ke Erika Carlina, Karier Kena Cancel Culture

Api telah dipadamkan. Saat ini kapal dalam pengawasan tim patrol PLP Bitung.

Saat kapal terbakar, para penumpang masih sempat mengenakan live jacket. Lalu melompat ke laut. 

Tim evakuasi kemudian bergerak ke lokasi kejadian membantu menyelamatkan korban. Melibatkan tim gabungan. 

Di antaranya dari Basarnas, Brimob Polda Sulut, Bakamla Sulut, Lanal Manado, KSOP Manado dan dibantu warga sekitar Pulau Talise dan Pulau Gangga menggunakan kapal nelayan. 

 

 

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved