Rabu, 4 Maret 2026

Gempa Bumi

Gempa Bumi Sulteng Banggai Terasa hingga III MMI di Gorontalo, Apa Artinya?

Gempa bumi dengan magnitudo 5,3 terjadi di wilayah Timur Laut Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Sabtu (19/7/2025) siang.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa Bumi Sulteng Banggai Terasa hingga III MMI di Gorontalo, Apa Artinya?
TribunGorontalo.com
GEMPA BUMI -- Gempa 5,3 Sulteng Banggai terasa sampai Gorontalo. Getaran II–III MMI artinya apa? BMKG: Warga diimbau waspada potensi gempa susulan. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Gempa bumi dengan magnitudo 5,3 terjadi di wilayah Timur Laut Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Sabtu (19/7/2025) siang.

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa ini turut dirasakan di Kota Gorontalo dengan skala getaran II-III MMI.

Dalam informasi resmi BMKG, gempa tercatat terjadi pada pukul 13.53 WIB atau pukul 14.53 Wita, dengan pusat gempa terletak di darat pada koordinat 0,67 Lintang Selatan dan 123,23 Bujur Timur.

Kedalaman gempa dilaporkan mencapai 10 kilometer.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sulteng, Getarannya Terasa Hingga Kota Gorontalo

Pusat gempa berada sekitar 74 kilometer arah Timur Laut Banggai Kepulauan. BMKG mengklasifikasikan getaran yang dirasakan di Kota Gorontalo dalam skala II-III MMI.

Menurut BMKG, skala II MMI berarti getaran hanya dirasakan oleh beberapa orang, sedangkan III MMI berarti getaran terasa di dalam rumah seolah-olah ada kendaraan berat yang lewat.

BMKG juga menyebutkan bahwa gempa ini dirasakan dan perlu diinformasikan kepada masyarakat setempat.

Hingga pukul 14.00 Wita, belum ada laporan dampak kerusakan maupun korban jiwa. Gempa ini juga tidak berpotensi tsunami.

Sebagai langkah antisipasi, BMKG mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan.

Sumber getaran di wilayah Banggai dan sekitarnya berkaitan dengan aktivitas sesar aktif di zona pertemuan lempeng di wilayah Sulawesi Tengah.

BMKG meminta warga tetap memperbarui informasi melalui kanal resmi dan tidak mudah terpengaruh kabar yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.

MMI adalah singkatan dari Modified Mercalli Intensity, yaitu skala intensitas untuk menggambarkan seberapa kuat getaran gempa dirasakan manusia di permukaan tanah.

Berbeda dengan magnitudo (M) yang menunjukkan energi gempa di pusatnya, skala MMI fokus pada dampak getaran di permukaan, seperti apa yang dirasakan orang dan bagaimana pengaruhnya ke bangunan.

Contoh singkat rentang MMI (versi BMKG):

I MMI: Tidak dirasakan, hanya tercatat oleh alat.

II MMI: Getaran lemah, dirasakan beberapa orang yang sedang diam.

III MMI: Getaran terasa nyata di dalam rumah, seolah-olah ada truk lewat.

IV MMI: Dapat dirasakan banyak orang di dalam rumah, benda-benda ringan bergoyang.

V MMI ke atas: Getaran lebih kuat, bisa membuat barang jatuh, kerusakan ringan, hingga parah.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved