Rabu, 11 Maret 2026

Berita Viral

Ayam dari Sampah: Gubernur Dedi Mulyadi Tersentuh Lihat Warga Hidup di Tengah Kumuhnya Sarimukti

Dalam kunjungannya pada Minggu (13/7/2025) sore, Dedi menemukan satu keluarga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Ayam dari Sampah: Gubernur Dedi Mulyadi Tersentuh Lihat Warga Hidup di Tengah Kumuhnya Sarimukti
Tangkap Layar Video Dedy Mulyadi
AYAM SATU PANCI -- Dalam kunjungannya pada Minggu (13/7/2025) sore, Dedi menemukan satu keluarga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan. Bahkan, untuk makan hari itu, sang ibu memasak daging ayam yang dipungut suaminya dari tempat sampah. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menyorot perhatian publik usai unggahan terbarunya di media sosial memperlihatkan potret kemiskinan ekstrem di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.

Dalam kunjungannya pada Minggu (13/7/2025) sore, Dedi menemukan satu keluarga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Bahkan, untuk makan hari itu, sang ibu memasak daging ayam yang dipungut suaminya dari tempat sampah.

Kisah ini terungkap saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berkunjung ke lokasi tersebut pada Minggu (13/7/2025) sore.

Baca juga: BSU Tak Kunjung Cair? Jangan Panik! Ini Langkah yang Harus Kamu Lakukan

Sang ibu yang terpaksa memasak ayam hasil sang suami memungut dari tempat sampah itu tak banyak bergeming.

Mulanya Dedi Mulyadi menghampiri satu rumah warga yang merupakan tempat ibu tersebut tinggal.

"Sore ini saya coba jalan-jalan ke area TPA Sarimukti. Menyusuri rumah-rumah yang kumuh, yang penuh dengan lalat," kata Dedi Mulyadi di Instagram pribadinya.

Dalam unggahan tersebut, terlihat seorang ibu yang memakai baju krem beserta dengan anaknya.

Rumah tersebut terlihat kumuh dan penuh tumpukan sampah. Lalat-lalat pun berterbangan di antara para penghuninya.

Dedi Mulyadi mengatakan bahwa keluarga tersebut belum memiliki beras pada hari itu karena belum memiliki uang.

Dedy Mulyadi xcnbv
AYAM HASIL MEMUNGUT - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menunjukkan panci berisi ayam dari hasil memungut keluarga di TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (13/7/2025).

"Ibu ini belum punya beras. Kenapa?" tanya Dedi. 

"Karena belum punya uang," jawabnya dengan lirih.

Kepada Dedi Mulyadi, ibu tersebut bercerita bahwa ia memperoleh penghasilan sekitar Rp20.000 sampai dengan Rp30.000 per hari.

"Sehari ibu cuma dapat Rp 20.000, paling gede Rp 30.000, ya," ujar Dedi dan diiyakan oleh ibu tersebut.

Tidak sampai di situ, Dedi Mulyadi menunjukkan satu buah panci yang berisi ayam.

Ternyata, ayam tersebut dipungut dari tempat sampah oleh suami ibu tersebut.

Baca juga: Cara Pencairan BSU 2025 di Kantor Pos, Bawa Pulang Rp600 Ribu Tanpa Kendala

"Ayamnya dari mana, Bu?" tanya Dedi sambil mengangkat panci berisi potongan daging ayam yang baru beres direbus. 

"Dari tempat sampah," jawabnya.

"Dipungut oleh suami, terus dimasak?" tanya Dedi Mulyadi lagi.

Ibu itu pun hanya mengangguk.

Melihat kondisi tersebut, Dedi Mulyadi pun menegaskan pihaknya akan segera melakukan penataan di kawasan TPA Sarimukti.

Dedi Mulyadi berjanji akan merapikan permukiman kumuh dan mencarikan tempat tinggal yang lebih layak bagi warga.

Terlebih, mereka yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas memilah sampah di TPA Sarimukti.

"Nanti dalam waktu tidak terlalu lama, ini semuanya akan saya rapikan, bereskan," tutur politisi Gerindra itu. 

"Rumah-rumah kumuhnya akan ditata. Karena mereka kerjanya di sini, saya carikan tempat. Selama ini ditata, mereka pulang dulu, cari kontrakan di sekitar sini," sambung dia. 

Baca juga: Dilaporkan Jokowi, Roy Suryo dan Kawan-Kawan Terancam Jerat Pencemaran Nama Baik dan ITE

Kondisi lingkungan yang kotor dan tidak layak huni, menurut Dedi, tidak bisa dibiarkan terus berlangsung. 

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lanjutnya, akan segera mengambil langkah nyata demi memastikan masyarakat di sekitar TPA Sarimukti hidup lebih layak.

"Ya, ini keadaannya. Kotornya luar biasa. Nanti kita rapikan," pungkas Dedi.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved