Rabu, 18 Maret 2026

Berita Gorontalo

Terungkap! Tak Sedikit ASN di Gorontalo Utara Tetap Terima Gaji Padahal Bertahun-tahun Tak Masuk

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, kembali membuat publik terhenyak lewat aksi blusukan mendadaknya.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Terungkap! Tak Sedikit ASN di Gorontalo Utara Tetap Terima Gaji Padahal Bertahun-tahun Tak Masuk
VLOG Thariq Modanggu
VLOG - Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu dalam vlog Bupati Melapor menemukan sejumlah ASN masih terima gaji padahal sudah bertahun-tahun tak masuk kerja. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo Utara — Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, kembali membuat publik terhenyak lewat aksi blusukan mendadaknya.

Lewat vlog pribadinya yang bertajuk Bupati Melapor, Thariq terekam turun dari mobil sambil merekam langkahnya menuju Puskesmas Tolinggula.

Di sanalah ia membongkar praktik mangkir kerja yang membebani anggaran daerah.

“Saya baru selesai kegiatan adat di Tolinggula, tapi saya dapat informasi adanya ASN dan P3K yang tidak lagi masuk-masuk kantor di Puskes Tolinggula. Saya sudah dengan Ibu Kapus dan jajaran. Saya mau lihat absennya, Bu. Mana absennya?” kata Thariq sambil merekam suasana di depan ruang administrasi.

Dari absensi yang diperiksa langsung di lokasi, Thariq mendapati nama Fernandito Saputra Jamalu, tenaga P3K yang tercatat tak pernah masuk kerja sejak Desember 2023.

Ironisnya, meski absen total, nama Fernandito tetap aktif sebagai penerima gaji hingga saat ini.

“Dua tahun P3K, tapi masih menerima gaji. Ini masih ada namanya. Makanya susah,” ujarnya dengan nada kecewa.

Tak hanya Fernandito, Thariq juga menemukan nama seorang pegawai wanita bernama Putri yang disebut sudah tak masuk kerja sejak Juni 2024. Sama halnya, statusnya masih aktif.

Selain P3K, ada juga seorang PNS bernama Fajar yang sudah lama tak masuk kantor, meski sedang dalam proses pengunduran diri.

Menurut Thariq, fenomena seperti ini harus segera dihentikan karena menimbulkan pemborosan anggaran daerah.

“Jangan diikuti lagi oleh para ASN. Mungkin pengaruh akhir 2023 Desember, berenti bupati, dia sudah tidak masuk-masuk. Ini akan kita tindak tegas,” tegasnya.

Tak Hanya di Puskesmas

Fenomena serupa ternyata juga terjadi di sektor pendidikan.

Sebelum ke Tolinggula, pada 8 Juli 2025, Thariq sempat singgah di SMP Negeri 2 Kwandang.

Ia membenarkan laporan warga soal seorang guru P3K yang lebih dari setahun tak pernah mengajar, tapi status kepegawaiannya masih aktif.

Bupati juga mendatangi Puskesmas Biawu sebagai bagian dari inspeksi mendadak untuk memastikan data absensi pegawai di sana benar-benar valid.

Menurut Thariq, pembiaran pegawai mangkir ini sama saja menutup peluang bagi ribuan tenaga honorer dan tenaga abdi yang hingga kini bekerja tanpa gaji memadai.

“Ini warning untuk jajaran ASN. Jika sudah tidak bersedia, silakan mundur. Jangan membebani anggaran daerah. Masih banyak tenaga abdi di luar sana yang tidak menerima apa-apa tapi mau bekerja,” tandasnya.

Lewat vlog blusukan ini, Thariq sekaligus mengingatkan para kepala OPD, camat, kepala sekolah, hingga kepala puskesmas agar benar-benar bertanggung jawab memantau kehadiran bawahannya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved