KMP Tunu Tenggelam
Identitas 33 Korban KMP Tunu Pratama Jaya yang Karam di Laut Selat Bali, 4 di Antaranya Meninggal
Proses evakuasi korban dalam insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya yang terjadi di perairan Selat Bali, Rabu malam (2/7/2025), terus berlanjut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KAPAL-TENGGELAM-Identitas-33-korban-KMP-Tunu-Pratama-Jaya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Proses evakuasi korban dalam insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya yang terjadi di perairan Selat Bali, Rabu malam (2/7/2025), terus berlanjut.
Hingga Kamis pagi (3/7), tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan 33 orang dari total 65 penumpang dan kru yang tercatat dalam manifes kapal.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 29 orang dinyatakan selamat, sementara 4 lainnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Keempat korban jiwa tersebut merupakan penumpang kapal yang ditemukan mengambang di sekitar perairan Perbuahan, Kabupaten Jembrana, Bali.
Berikut identitas 4 korban meninggal dunia:
1.Anang Suryono – warga Jalan Serma Abd Rohmah 35
2.Eko Sastriyo – warga Lingkungan Sukowidi
3.Elok Rumantini – warga Lingkungan Sritanjung
4.Cahyani – warga Dusun Krajan Kulon
Keempat korban telah dievakuasi ke RSUD Negara untuk proses identifikasi lanjutan dan penanganan oleh pihak keluarga.
Sementara itu, identitas 29 korban selamat juga telah diungkap, terdiri dari 4 kru kapal dan 25 penumpang:
Kru kapal (ABK) yang selamat:
Sandi
Erick Imbawani
Nurdin Yuswanto
Rico Krafsanjani
Penumpang yang selamat:
Saiful Munir
Mansun
Romi Alfa Hidayat
Supardi
Abu Khoiri
Farid
Ahmad Suyipno
Bahrul
Eka Toniansyah
Muhammad Tri Wahyudi
M. Farid Wajdi
Samsul Hidayat
Anshori
Wajihi
Muhammad Kholil
Bejo Santoso
Deni Hermanto
Ahmad Lukan
Febriani
Ibnul Vawait
Imron
Ahmad Rokhan
Sinyo
Ely
(Satu nama belum dirilis resmi oleh pihak berwenang)
Hingga saat ini, tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polairud, BPBD, Tagana, dan sejumlah instansi lainnya masih melakukan upaya pencarian terhadap korban lainnya yang belum ditemukan.
Berdasarkan manifest, kapal tersebut membawa 53 penumpang, 12 kru kapal, serta 22 kendaraan berbagai jenis.
Operasi penyelamatan sempat terkendala oleh kondisi laut yang cukup ekstrem, seperti gelombang mencapai 2–2,5 meter, angin kencang, serta minimnya pencahayaan di lokasi kejadian.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi terkait perkembangan penyelamatan, serta menghormati privasi keluarga korban.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.