Jadwal Kapal
Jadwal Kapal Pelni Surabaya - Makassar Juli 2025: KM Labobar, KM Ciremai, KM Nggapulu, KM Sinabung
Berikut jadwal kapal Pelni Surabaya - Makassar untuk bulan Juli 2025, ada KM Dobonsolo, KM Labobar, KM Tidar, KM Ciremai, KM Nggapulu, dan KM Sinabung
Penulis: Fitriana | Editor: Andriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KM-Labobar-bersandar-di-Pelabuhan-Manokwari.jpg)
Perjalanan KM Ciremai berlangsung selama 1 hari 6 jam tanpa transit.
Berangkat dari Surabaya Rabu (16/7/2025) pukul 10.00, KM Ciremai tiba di Makassar Kamis (17/7/2025) pukul 16.00.
7. KM Labobar berangkat Kamis, 17 Juli 2025
Perjalanan KM Labobar berlangsung selama 1 hari 5 jam tanpa transit.
Berangkat dari Surabaya Kamis (17/7/2025) pukul 01.00, KM Labobar tiba di Makassar Jumat (18/7/2025) pukul 06.00.
8. KM Tidar berangkat Sabtu, 19 Juli 2025
Perjalanan KM Tidar berlangsung selama 1 hari 7 jam 1 menit tanpa transit.
Berangkat dari Surabaya Sabtu (19/7/2025) pukul 17.00, KM Tidar tiba di Makassar Senin (21/7/2025) pukul 00.01.
9. KM Dobonsolo berangkat Minggu, 20 Juli 2025
Perjalanan KM Dobonsolo berlangsung selama 1 hari 5 jam tanpa transit.
Berangkat dari Surabaya Minggu (20/7/2025) pukul 21.00, KM Dobonsolo tiba di Makassar Selasa (22/7/2025) pukul 02.00.
10. KM Nggapulu berangkat Jumat, 25 Juli 2025
Perjalanan KM Nggapulu berlangsung selama 1 hari 5 jam tanpa transit.
Berangkat dari Surabaya Jumat (25/7/2025) pukul 16.00, KM Nggapulu tiba di Makassar Sabtu (26/7/2025) pukul 21.00.
Baca juga: Jadwal KM Sangiang Kapal Pelni Juli 2025: Hari Ini Berangkat dari Bitung ke Ternate
Syarat Perjalanan dengan Transportasi Laut
Berdasarkan SE Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 1 Tahun 2023 dan SE Kemenhub Nomor SE 15 Tahun 2023 yang berlaku mulai 12 Juni 2023.
1. Dianjurkan Vaksinasi booster kedua
Penumpang yang belum vaksin diperbolehkan membeli tiket dan berlayar, namun dianjurkan tetap melakukan vaksinasi Covid-19.
Penumpang yang belum vaksin diperbolehkan membeli tiket dan berlayar, namun dianjurkan untuk tetap melakukan Vaksinasi Covid-19 sampai dengan booster kedua atau dosis keempat terutama bagi masyarakat yang memiliki risiko tinggi penularan Covid-19.
2. Diperbolehkan tidak memakai masker