Berita Teknologi
Tak Perlu ke Tukang Servis, Ini 7 Cara Atasi HP Android Lemot
Handphone Android terkadang tidak beroperasi normal seperti saat pertama kali dibeli. Situasi ini membuat pengguna kesal
TRIBUNGORONTALO.COM – Handphone Android terkadang tidak beroperasi normal seperti saat pertama kali dibeli.
Situasi ini membuat pengguna kesal dan tak jarang kesulitan mencari cara melancarkan kinerja ponselnya.
Masalah sering ditemui adalah aplikasi tiba-tiba tertutup, respons sistem yang lamban, hingga layar sentuh tidak beroperasi.
Berikut cara mengatasi HP Android lemot seperti dilansir TribunGorontalo.com dari Kompas Tekno, Senin (30/6/2025).
1. Lakukan restart ponsel
Langkah paling sederhana namun seringkali efektif untuk meningkatkan kinerja ponsel adalah dengan melakukan restart.
Memuat ulang perangkat membantu menyegarkan sistem, membersihkan file cache, serta mengosongkan memori (RAM) dari data sementara dan proses aplikasi yang tidak lagi digunakan.
Dengan ruang RAM yang lebih lega, ponsel dapat menjalankan aplikasi dengan lebih lancar dan responsif.
2. Hapus aplikasi yang tidak diperlukan
Banyak pengguna cenderung mengunduh berbagai aplikasi yang akhirnya jarang atau bahkan tidak pernah digunakan kembali.
Keberadaan aplikasi-aplikasi ini tetap membebani ruang penyimpanan dan RAM, meskipun tidak aktif digunakan.
Oleh karena itu, menghapus aplikasi yang tidak penting dapat membantu meningkatkan performa perangkat dan mengoptimalkan kapasitas penyimpanan.
Baca juga: Besok BSU Tahap 2 Cair, Simak Cara Cek NIK Penerima Bantuan Rp600 Ribu
3. Bersihkan cache aplikasi
Cache adalah data sementara yang disimpan untuk mempercepat proses saat aplikasi digunakan kembali.
Namun, jika dibiarkan menumpuk, cache justru dapat mengurangi ruang penyimpanan dan memperlambat kinerja ponsel.
Anda dapat menghapus cache melalui menu Settings, lalu masuk ke daftar aplikasi, pilih salah satu aplikasi, dan tekan opsi “Clear Cache”.
Perlu dicatat, letak menu ini bisa berbeda-beda tergantung tipe perangkat.
4. Perbarui sistem operasi
Android Memastikan sistem operasi Android selalu diperbarui ke versi terbaru sangat penting untuk menjaga performa perangkat.
Pembaruan sistem biasanya mencakup perbaikan bug, peningkatan keamanan, dan optimalisasi performa, sehingga ponsel dapat bekerja lebih cepat dan stabil.
5. Atur kecepatan animasi tampilan
Animasi antarmuka pengguna bisa mempengaruhi seberapa cepat respons ponsel saat digunakan.
Untuk mempercepatnya, Anda bisa mengatur skala animasi melalui fitur Developer Options.
Caranya, masuk ke “Settings” > “About Phone” > “Software Information”, lalu tekan “Build Number” sebanyak tujuh kali hingga mode pengembang aktif.
Setelah itu, buka Developer Options, cari dan atur Window Animation Scale, Transition Animation Scale, dan Animator Duration Scale ke “0.5x”.
Baca juga: Daftar Lowongan Kerja Gorontalo - Crew Store hingga Teknisi, Ada yang Tanpa Ijazah!
6. Hindari penggunaan live wallpaper
Live wallpaper atau wallpaper bergerak memerlukan penggunaan CPU dan GPU yang lebih tinggi dibandingkan wallpaper statis.
Ini dapat meningkatkan beban kerja perangkat dan berdampak pada performa, terutama pada ponsel dengan spesifikasi menengah ke bawah.
Menggunakan wallpaper statis akan membantu mengurangi beban sistem.
7. Optimalkan penggunaan baterai
Kinerja baterai yang buruk sering kali disebabkan oleh aplikasi yang terus berjalan di latar belakang dan mengonsumsi daya berlebih.
Untuk mengatasi hal ini, buka “Settings” > “Battery”, lalu periksa aplikasi yang mengonsumsi daya paling besar.
Anda dapat memilih opsi “Force Stop” untuk menghentikan aplikasi tersebut secara langsung dan meringankan beban kerja sistem.
Demikian ulasan mengenai trik agar HP Android lebih cepat dan tidak lemot. Semoga membantu.
(TribunGorontalo.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Trik biar HP Android Lebih Cepat dan Tidak Lemot"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-wanita-kesal-Simak-cara-mengatasi-handphone-android-lemot.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.