Jumat, 6 Maret 2026

Berita Populer

GORONTALO TERPOPULER: Seorang Pria Curi Motor Teman - Polisi Miliki 13 Gelar Akademik

Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Minggu (29/6/2025).

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto GORONTALO TERPOPULER: Seorang Pria Curi Motor Teman - Polisi Miliki 13 Gelar Akademik
TribunGorontalo.com
BERITA POPULER -- Iptu Brandes, penangkapan pencurian pencurian sepeda motor, dan ilustrasi uang. Simak berita lokal terpopuler yang telah tayang pada 28 Juni 2025. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Minggu (29/6/2025).

Gorontalo populer ini merupakan berita lokal yang paling banyak dibaca sejak Sabtu (28/6) kemarin.

Berita pertama mengenai ‎pria Kota Gorontalo mencuri sepeda motor milik temannya.

Selanjutnya dana Koperasi SMP 1 Kota Gorontalo dipertanyakan orang tua siswa.

Ada pula polisi Gorontalo memiliki 13 gelar akademik.

Berikut tiga berita lokal terpopuler yang telah tayang di TribunGorontalo.com pada 28 Juni 2025.

Baca juga: Terungkap Identitas Mayat Perempuan yang Hanyut di Sungai Bone Gorontalo, Warga Desa Tingkohubu

Pria di Kota Gorontalo Curi Motor Temannya hingga Digadaikan Rp4,9 Juta

CURANMOR - Tersangka pencurian motor di Kecamatan Kota Barat berhasil diamankan oleh Polresta Gorontalo, Jumat (27/6/2025). Modus pelaku meminjam motor, gandakan kunci lalu mengadaikan motor tersebut. Foto (Polresta Gorontalo Kota
CURANMOR - Tersangka pencurian motor di Kecamatan Kota Barat berhasil diamankan oleh Polresta Gorontalo, Jumat (27/6/2025). Modus pelaku meminjam motor, gandakan kunci lalu mengadaikan motor tersebut. Foto (Polresta Gorontalo Kota (HMS)

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Gorontalo Kota berhasil menangkap seorang pria berinisial ILM.

Pria 27 tahun terduga pelaku pencurian sepeda motor yang terjadi di Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.

Aksi pencurian terjadi pada Kamis malam, 26 Juni 2025, sekitar pukul 22.00 Wita.

Pelaku yang ternyata merupakan teman korban, memanfaatkan hubungan tersebut untuk menjalankan aksinya dengan modus licik.

“Pelaku dan korban berteman. Saat meminjam motor korban, pelaku menggandakan kuncinya diam-diam. Kemudian, motor tersebut dicuri pada waktu berbeda,” ujar Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, AKP Akmal Novian, Sabtu (28/6/2025).

Baca juga: Lowongan Kerja Gorontalo - Mufidah Group Butuh Admin Medsos hingga Karyawan Gudang, Daftar Sekarang!

Ditangkap di Rumah Pacar, Motor Sudah Digadaikan

Setelah kejadian, polisi segera melakukan penyelidikan.

Sehari kemudian, tepatnya Jumat malam (27/6/2025) pukul 20.00 Wita, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan di rumah pacarnya di Kecamatan Tabongo Barat, Kabupaten Gorontalo.

Dari hasil interogasi, ILM mengakui seluruh perbuatannya.

Ia mencuri sepeda motor jenis Honda Sonic warna hitam nomor polisi DM 2212 DT milik temannya, Ridol Daud (RD), lalu menggadaikannya seharga Rp4,9 juta.

BACA SELENGKAPNYA 

Dana Koperasi Siswa SMP 1 Kota Gorontalo Dipertanyakan Orang Tua

KOPERASI SISWA - Ilustrasi pemberian amplop berisi uang rupiah pecahan seratus ribuan. Sejumlah wali murid mempertanyakan kejelasan dana koperasi siswa SMP Negeri 1 Kota Gorontalo.
KOPERASI SISWA - Ilustrasi pemberian amplop berisi uang rupiah pecahan seratus ribuan. Sejumlah wali murid mempertanyakan kejelasan dana koperasi siswa SMP Negeri 1 Kota Gorontalo. (Canva)

Dugaan raibnya dana simpanan Koperasi Siswa (Kopsis) di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo kembali mencuat.

Program yang diluncurkan sejak tahun ajaran 2022 itu kini justru menimbulkan keresahan orang tua murid karena dana yang dikumpulkan dari ratusan siswa tak jelas rimbanya.

Aan Karim, salah satu orang tua siswa lulusan tahun lalu, mengungkapkan kekecewaannya.

Ia menyebutkan, setiap siswa baru saat itu diminta menyetor Rp 100 ribu untuk memodali usaha koperasi sekolah, yang dijanjikan akan dikembalikan saat siswa lulus kelas IX.

“Dana tersebut digunakan untuk pengadaan seragam yang nanti akan dijual ke siswa. Tapi kabarnya, uang itu sudah tidak ada di bendahara Kopsis,” ujar Aan saat ditemui pada Jumat (27/6/2025).

Aan mengaku, meski anaknya tidak ikut dalam program simpanan Kopsis, ia kerap menerima keluhan dari banyak orang tua siswa.

Berdasarkan hitungannya, terdapat lebih dari 300 siswa yang menyetor, dengan nilai total yang bisa mencapai Rp 30 juta.

Program Kopsis itu hanya berjalan pada satu angkatan, dan tidak dilanjutkan setelah kepala sekolah sebelumnya meninggal dunia.

Kepsek yang baru, menurut Aan, tidak melanjutkan program tersebut hingga tahun 2025.

Masalah ini sempat menjadi perhatian aparat penegak hukum. Aan menyebut kasus ini pernah dilaporkan ke polisi pada 2024 lalu, namun tak ada tindak lanjut hingga sekarang.

Punya 13 Gelar, Polisi Gorontalo Ini Kuliah di 2 Kampus Sekaligus, Lulus dengan Gelar Cumlaude

POLISI GORONTALO : Iptu Brandes, Anggota Polda Gorontalo yang mengoleksi banyak gelar, Jumat (27/6/2025). Brandes masih berencana menambah gelarnya dengan Filsafat dan Akuntansi.
POLISI GORONTALO : Iptu Brandes, Anggota Polda Gorontalo yang mengoleksi banyak gelar, Jumat (27/6/2025). Brandes masih berencana menambah gelarnya dengan Filsafat dan Akuntansi. (DOCPRI)

Seorang perwira Polri asal Gorontalo mencuri perhatian publik berkat prestasi akademiknya yang luar biasa.

Ialah IPTU Dr. I. Brandes, S.Pd.I., M.Di., M.M., M.K.M., CPHR., CBA., CPM., C.PS., C.GMC., C.TMP., C.HL., C.MTr., yang kini tercatat memiliki 13 gelar akademik dan profesi.

Sosok kelahiran Gorontalo, 5 Mei 1985 ini tak hanya dikenal karena kiprahnya sebagai anggota Polri, tetapi juga sebagai figur yang gigih menuntut ilmu di tengah padatnya tugas dinas.

Yang mengejutkan, Brandes berhasil menempuh dua jenjang pendidikan berbeda secara bersamaan, Magister Manajemen (M.M) di Universitas Gorontalo dan Doktor Administrasi Publik (Dr) di Universitas Negeri Gorontalo—dan lulus dengan predikat cumlaude di keduanya.

“Magister dan doktor saya selesaikan bersamaan dalam dua tahun. Keduanya lulus dengan predikat terbaik dan cumlaude,” ungkap Brandes saat diwawancarai, Jumat (27/6/2025).

Tak berhenti di situ, tahun 2025 ia kembali menyabet gelar Magister Kesehatan Masyarakat (M.K.M) dari Universitas Negeri Gorontalo.

Tiga gelar magister dan satu gelar doktor itu hanya sebagian dari pencapaiannya.

Sebelumnya, Brandes telah menyelesaikan Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I) di IAIN Sultan Amai pada 2009 dan Magister Ilmu Administrasi (M.Si) di STIA Bina Taruna Gorontalo tahun 2016.

BACA SELENGKAPNYA

 

(TribunGorontalo.com/*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved