Berita Gorontalo
Petani Gorontalo Tak Perlu Takut Gagal Panen, Ada Program Asuransi hingga Ganti Benih
Cuaca yang semakin tidak menentu tak perlu membuat petani Gorontalo patah semangat.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/FOTO-STOK-Petani-di-Gorontalo-tetap-semangat-bercocok-tanam.jpg)
“Kalau rusak karena kekeringan atau bencana, kita bisa bantu benihnya. Asal memang betul-betul rusak karena perubahan iklim,” ujar Muljady.
Cuaca Masih Sulit Diprediksi
Sementara itu, BMKG menyatakan bahwa musim kemarau 2025 mengalami kemunduran akibat tingginya curah hujan di bulan April dan Mei.
Wilayah Indonesia bagian selatan seperti Jawa, Bali, NTB, dan NTT mengalami anomali yang turut memengaruhi pola iklim di wilayah utara, termasuk Gorontalo.
Dengan kondisi cuaca yang semakin sulit diprediksi, langkah antisipatif seperti asuransi dan bantuan benih menjadi sangat penting untuk memastikan ketahanan dan keberlanjutan usaha pertanian di Gorontalo. (*)