Berita Populer
GORONTALO TERPOPULER: Penemuan Mayat Pria Asal Jakarta - Rumah Marten Taha Dikunjungi Kejati
Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Kamis (26/6/2025).
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berita-populer-26-Juni-2025.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Kamis (26/6/2025).
Gorontalo populer ini merupakan berita lokal yang paling banyak dibaca sejak Rabu (25/6) kemarin.
Berita pertama mengenai penemuan mayat pria asal Jakarta di penginapan Kota Gorontalo.
Selanjutnya Kejati menyambangi rumah Marten Taha untuk menelusuri bukti dugaan kasus korupsi dana perjalanan dinas (perjadin).
Ada pula sosok AKBP Suryono Kapolresta Gorontalo Kota yang baru ditunjuk Kapolri.
Berikut tiga berita lokal terpopuler yang telah tayang di TribunGorontalo.com pada 26 Juni 2025.
Kronologi Penemuan Mayat Pria di Kota Gorontalo, Berawal dari Kecurigaan Rekan Kerja
Yudi Permana (38) warga Jakarta ditemukan tak bernyawa di sebuah penginapan di Kota Gorontalo.
Menurut Kapolsek Kota Timur Iptu Juneidy A Andasia, pihaknya menerima informasi dari penjaga penginapan (mess) sekitar pukul 12.30 Wita, Rabu (25/6/2025).
Baca juga: Nama-nama 8 Perwira Polisi Gorontalo Dimutasi Kapolri, Intip Jabatan Baru Mereka
Sejumlah personel polisi langsung menuju lokasi yang disebutkan saksi.
"Kami melihat ada seorang pria yang sudah terbujur kaku," jelas Juneidy kepada TribunGorontalo.com, Rabu.
Ia menyebut polisi saat ini belum menemukan tanda-tanda kekerasan fisik.
"Untuk tanda-tanda yang mencurigakan sesuai kasat mata belum ada," bebernya.
Polisi menduga korban meninggal dunia karena penyakit tertentu.
"Informasi yang kami dapat korban sempat mengeluh rasa sakit," ujar Juneidy.
Saat ditemukan, kondisi kaki korban sudah membiru. Setelah ditelusuri, tidak ada tanda-tanda lebam.
Kejar Bukti Korupsi Perjalanan Dinas, Rumah Mantan Wali Kota Gorontalo Marten Taha Didatangi Kejati
Langkah hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo dalam mengusut dugaan korupsi perjalanan dinas kian agresif.
Rabu pagi (25/6/2025) ini Kejaksaan Tinggi Gorontalo mendatangi kediaman Marten Taha di Jalan Apel I, Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.
Sekitar pukul 10.30 Wita, sejumlah petugas berseragam dari Kejati Gorontalo, dengan pengawalan ketat, menyambangi rumah pribadi mantan Wali Kota Gorontalo dua periode tersebut.
Kedatangan mereka memicu perhatian warga sekitar yang mulai berkerumun dari kejauhan, menyaksikan langsung aksi hukum yang jarang terjadi di lingkungan mereka.
Baca juga: Yudi Permana Warga Jakarta Ditemukan Meninggal di Penginapan Kota Gorontalo, Sempat Mengeluh Sakit
Rumah yang menjadi target utama itu tampak sepi. Marten Taha, tokoh yang pernah menjabat wali kota dua periode, dikabarkan tidak berada di lokasi.
Tidak terlihat aktivitas di dalam rumah, bahkan tidak ada petugas atau penjagaan dari pihak keluarga.
Sementara itu, beberapa jam sebelumnya, tepat pukul 09.00 Wita, tim penyidik Kejati juga lebih dahulu melakukan penggeledahan di Kantor Bank SulutGo (BSG) Cabang Gorontalo.
Sosok AKBP Suryono Kapolresta Gorontalo Kota, Gantikan Kombes Pol Ade Permana
Mutasi jabatan kembali terjadi di Polresta Gorontalo Kota. Kombes Pol Ade Permana kini tak lagi menjabat sebagai Kapolresta Gorontalo Kota.
Kombes Pol Ade Permana kini menduduki jabatan baru sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Gorontalo.
Kombes Pol Ade menggantikan Kombes Pol Yos Guntur yang diangkat jadi Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri.
Adapun mutasi jabatan ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Desmont Harjendro, saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Rabu (25/6/2025).
“Benar, Kapolresta Gorontalo Kota akan dijabat oleh AKBP Suryono. Sedangkan Kombes Ade Permana menempati jabatan baru sebagai Dirkrimum Polda Gorontalo,” ungkap Desmont.
Sosok AKBP Suryono
AKBP Suryono lahir di Desa Sumberejo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro pada 21 September 1976.
Anak pertama dari empat bersaudara ini merupakan lulusan Akpol tahun 2003.
(TribunGorontalo.com/*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.