Jumat, 13 Maret 2026

Bencana Gorontalo

8 Ribu Jiwa Terdampak Banjir Bandang Pohuwato Gorontalo, Pemerintah Gerak Cepat Kirim Bantuan

Banjir bandang hebat melanda Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, pada Jumat hingga Sabtu (20–21 Juni 2025).

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 8 Ribu Jiwa Terdampak Banjir Bandang Pohuwato Gorontalo, Pemerintah Gerak Cepat Kirim Bantuan
PEMPROV GORONTALO
KORBAN BANJIR -- Warga dievakuasi menggunakan perahu karet menyusul banjir bandang yang melanda lima kecamatan di Kabupaten Pohuwato, Jumat (20/6/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato — Banjir bandang hebat melanda Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, pada Jumat hingga Sabtu (20–21 Juni 2025).

Lima kecamatan terdampak parah: Randangan, Wanggarasi, Lemito, Taluditi, dan Paguat.

Ribuan warga mengungsi, rumah-rumah terendam, dan akses jalan rusak berat.

Data resmi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop) Kabupaten Pohuwato yang diverifikasi oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Provinsi Gorontalo menyebutkan, total korban terdampak mencapai 2.542 kepala keluarga atau 8.468 jiwa.

Desa Tuwea dan Desa Bohusami di Kecamatan Wanggarasi tercatat sebagai wilayah paling parah diterjang banjir.

Menanggapi situasi darurat ini, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syaidah Rusli Habibie langsung memerintahkan Dinas Sosial Provinsi untuk turun tangan cepat.

“Kami menginstruksikan pengiriman bantuan mendesak, termasuk makanan siap saji, selimut, kasur, pakaian, dan kebutuhan dasar lainnya,” ujar Kepala Dinas Sosial Provinsi, Sagita Wartabone.

Pada 23 Juni 2025, tim layanan Dapur Umum pun dikerahkan ke lokasi bencana untuk memastikan kebutuhan makan para pengungsi terpenuhi.

Hal ini sangat penting terutama bagi warga yang belum bisa memasak akibat kerusakan rumah atau keterbatasan peralatan.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Sujono Said Antule, menyebutkan bahwa TRC dibagi menjadi dua: satu menangani layanan dapur umum, satunya lagi melakukan assessment kerusakan rumah dan kondisi warga.

“Hasil assessment ini akan menjadi dasar untuk menyalurkan bantuan lanjutan seperti Bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR) dan santunan bagi korban meninggal atau luka-luka,” jelas Sujono.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga langsung bergerak melakukan evakuasi dan pemetaan bencana.

Jubir Gubernur Gorontalo, Alvian Mato, menyebut langkah pertama yang diambil adalah menyelamatkan warga dan memastikan posko tanggap darurat aktif.

“Prioritas utama adalah keselamatan jiwa, pemenuhan kebutuhan dasar, dan perencanaan rehabilitasi rumah serta infrastruktur yang terdampak,” kata Alvian, Selasa (24/6/2025).

Pemerintah provinsi dan kabupaten kini tengah bekerja sama secara intensif untuk memulihkan kondisi pascabencana, memastikan warga bisa kembali menjalani hidup dengan aman dan layak.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved