BSU 2025
Pekerja Lolos Verifikasi BPJS Ketenagakerjaan, Kapan Pencairan BSU 2025? Begini Kata Kemnaker
Para pekerja kini menanti-nantikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Notifikasi-lolos-verifikasi-BSU-2025.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Para pekerja kini menanti-nantikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan.
BSU 2025 diperuntukan bagi pekerja memiliki gaji di bawah Rp3.500.000.
Dana sebesar Rp600.000 akam disalurkan kepada 13,7 juta pekerja di Indonesia.
Menurut Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kemnaker, Estiarty Haryani, anggaran senilai Rp 10,72 triliun untuk program BSU 2025 dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah cair.
Saat ini penyaluran BSU masih ditangani oleh Kemnaker.
Para pekerja dengan kriteria tersebut diimbau untuk melakukan pengecekan apakah termasuk calon penerima BSU di laman bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.
Caranya dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nama lengkap (sesuai KTP), tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor HP terkini, dan email terkini.
Kemudian tunggu proses verifikasi dari BPJS Ketenagakerjaa. Nah, proses ini memakan waktu yang cukup lama bahkan hingga berhari-hari.
Lalu setelah dinyatakan lolos verifikasi BPJS Ketenagakerjaan sebagai calon penerima BSU, validasi selanjutnya akan dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Lagi-lagi, masyarakat diminta untuk melakukan pengecekan berkala pada bsu.kemnaker.go.id. Namun, hingga berita ini dibuat, belum ada informasi terbaru yang dibagikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id.
Laman tersebut masih menampilkan notifikasi BSU 2025 Segera Hadir.
Hal ini membuat sejumlah masyarakat bertanya-tanya termasuk di kolom komentar Instagram Kemnaker mengenai kapan BSU 2025 cair?
Menurut akun Instagram Kemnaker, BSU 2025 akan cair dalam waktu dekat. Sayangnya, tidak ada tanggal pasti kapan BSU 2025 akan disalurkan.
Adapun saat ini, penyaluran BSU 2025 masih sampai pada tahapan finalisasi.
"Mohon bersabar yaa... BSU dalam waktu dekat bakal segera disalurkan. Saat ini lagi difinalisasi dulu biar programnya tepat sasaran dan nyampe ke tangan yang bener-bener berhak," tulis akun Kemnaker seperti dikutip Tribunnews.com, Jumat (20/6/2025).
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kemnaker, Estiarty Haryani mengatakan, anggaran senilai Rp 10,72 triliun untuk program BSU 2025 dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah cair.
Ia mengatakan, saat ini penyaluran BSU kepada 17,3 juta pekerja di bawah gaji Rp 3,5 juta masih ditangani oleh Kemnaker.
"Sudah, itu proses nanti. Sesegera mungkin pastinya," kata Estiarty di Hotel AONE Jakarta Pusat, Kamis (19/6/2025).
Estiarty enggan menegaskan dengan rinci kapan waktu pasti penyaluran BSU sebesar Rp 600.000 untuk bulan Juni dan Juli ini.
Namun dia menargetkan pekan depan penyaluran sudah terealisasi.
"Bismillah. Doakan teman-teman ya," ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan, BSU 2025 dapat segera disalurkan ke penerima pada minggu kedua bulan Juni ini,
"Kita berharap segera, dalam beberapa hari. Ini agak cepat kita butuh padanan datanya," kata Yassierli di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2025).
"Semoga sebelum minggu kedua, kita berharap itu sudah disalurkan sebelum minggu kedua Insya Allah," tambahnya.
Tentang BSU 2025
Sebagai informasi, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 10,72 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk memberi BSU kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta dan guru honorer.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan ada 17,3 juta pekerja bergaji di bawah Rp 3,5 juta atau di bawah upah minimum provinsi kabupaten/kota yang akan mendapatkan BSU.
Sri Mulyani menyebut para pekerja tersebut adalah yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Kementerian Ketenagakerjaan akan menjadi pihak yang mengimplementasi program BSU ini.
BSU sebanyak Rp 300 ribu per bulan akan diberikan kepada para pekerja pada Juni dan Juli ini.
Jadi, selama dua bulan mereka akan menerima Rp 600 ribu. Selain kepada pekerja, guru honorer juga akan mendapatkan BSU sebesar Rp 600 ribu selama bulan Juni dan Juli.
Para guru honorer yang mendapatkan BSU ini ada 288 ribu yang tercatat di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan 277 ribu guru yang tercatat di Kementerian Agama.
"Subsidi upah disediakan anggaran dari APBN sebesar Rp 10,72 triliun," kata Sri Mulyani ketika memberi keterangan pers usai rapat terbatas terkait stimulus ekonomi di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (2/6/2025).
Mengacu penyaluran tahun sebelumnya, BSU 2025 akan langsung masuk ke rekening penerima.
Sehingga ketika BSU 2025 cair, penerima hanya perlu mendatangi bank terdekat untuk pencairan.
(Tribunnews.com/Sri Juliati/Nitis Nawaroh/Lita Febriana)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.