Pelantikan Bupati Gorontalo Utara
Rela Menunggu, Warga Gorontalo Utara Pantang Pulang Sebelum Pelantikan Bupati Thariq - Nurjanah
Sejak siang tadi, puluhan hingga ratusan masyarakat sudah menunggu di sekitar halaman Rumah Dinas (Rudis) Gubernur Gorontalo, Kamis (19/6/2025).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/WARGA-GORUT-Sejumlah-warga-Gorontalo-Utara-rela.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Meski sempat dilanda ketidakpastian, semangat warga Gorontalo Utara tak goyah.
Sejak siang tadi, puluhan hingga ratusan masyarakat sudah menunggu di sekitar halaman Rumah Dinas (Rudis) Gubernur Gorontalo, Kamis (19/6/2025).
Mereka menanti satu momen bersejarah, pelantikan Thariq Modanggu dan Nurjanah Yusuf sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara.
Dari Sumalata hingga Atinggola, warga datang berombongan.
Ada yang menumpang minibis, ada pula yang penuh semangat naik mobil pick-up.
Mereka datang kompak dengan pakaian kuning seragam mencolok mata, simbol setia pada partai pengusung yang pernah memenangkan kontestasi Pilkada lalu.
"Kami dari Sumalata, sejak pagi sudah di sini. Mau panas atau hujan, tetap tunggu," ujar Intan Pulumudyo dengan pose dua jari.
Satu suara senada datang dari Udo Dimulo, warga lainnya yang menolak pulang meski kabar penundaan pelantikan sempat mengguncang suasana.
"Tadi katanya batal, terus sekarang katanya jam delapan malam. Tidak apa-apa, kami mo ba tahan (bertahan)," kata Udo.
Lebih dari 10 kendaraan yang mereka gunakan datang ke Rudis Gubernur Gorontalo.
Pantauan TribunGorontalo.com hingga pukul 15.00 WITA, suasana di Rudis Gubernur mulai dipersiapkan.
Tenda didirikan, kursi disusun rapi, dan sound system juga sementara disiapkan oleh teknisi.
Di kiri dan kanan halaman, karangan bunga ucapan selamat berjajar rapi.
Meski sempat dibuat kaget dengan kabar penundaan, kabar terakhir menetapkan pelantikan akan digelar malam ini, pukul 20.00 WITA.
Terlihat juga di panggung utama Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dan Sekda Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim tengah berdiskusi.