Judi Online Kominfo

Eks Pegawai Kominfo Akui Bekingi 500 Situs Judol: 'Rp5 Juta per Domain per Bulan

Dalam keterangannya, Denden secara blak-blakan mengakui pernah membekingi lebih dari 500 domain situs judi online bersama rekan-rekannya.

Editor: Minarti Mansombo
via Tribunjabar.id
JUDOL-Denden Imadudin, salah satu terdakwa dalam kasus ini, kembali dihadirkan sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (17/6/2025). Dalam keterangannya, Denden secara blak-blakan mengakui pernah membekingi lebih dari 500 domain situs judi online bersama rekan-rekannya. 

TRIBUNGORONTALO.COM-Fakta mengejutkan terungkap dalam sidang lanjutan kasus penjagaan situs judi online (judol) yang melibatkan mantan pegawai Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), yang kini telah berganti nama menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Denden Imadudin, salah satu terdakwa dalam kasus ini, kembali dihadirkan sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (17/6/2025).

Dalam keterangannya, Denden secara blak-blakan mengakui pernah membekingi lebih dari 500 domain situs judi online bersama rekan-rekannya.

"Tadi saksi Denden mengatakan bahwa saksi mengenal 2 dari 8 terdakwa yang ada di persidangan hari ini. Atas nama siapa saja?" tanya Jaksa Penuntut Umum (JPU)."

Baca juga: Ramalan Zodiak Cancer, Leo, Virgo Hari ini 18 Juni 2025: Cinta, Karier, hingga Keuangan

Baca juga: Ngaku Tak Pernah Hitung, Bendahara di RS Curup Ludeskan Rp516 Juta untuk Judi Online dan Foya-foya

Atas nama Muchlis dan Deny Maryono," timpal Denden di hadapan majelis hakim, Selasa (17/6/2025).

Mantan pegawai Kementerian Kominfo itu mengaku kenal dengan dua terdakwa yang merupakan agen situs judol tersebut saat bertemu ketika bermain sepak bola bersama.

Berawal dari pertemuan itu, kata Denden, muncul pembicaraan soal pengamanan situs atau 'penjagaan website'

Judi Online Kominfo cms
JUDOL KOMINFO - Sidang lanjutan kasus penjagaan situs judi online oleh Kementerian Kominfo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/6/2025). Denden Imadudin kembali dihadirkan dan mengungkap fakta baru.

Sejak mulai menjaga situs judol pada awal 2023, mereka akhirnya membeking sekitar 500 domain yang terafiliasi dengan judol sampai Desember 2023.

Biaya penjagaan per situs pada saat itu disebut mencapai Rp5 juta per bulan. Situs-situs tersebut dijaga agar tidak diblokir.

"Ada pembicaraan terkait per-website-nya yang untuk diamankan itu berapa biayanya" cecar Jaksa.

"Waktu itu seingat saya 4-5 Juta per website-nya," ucap Denden.

Denden juga menyatakan bahwa domain-domain yang dijaga biasanya didata dalam grup khusus. 

“Diketik saja dalam grup,” katanya.

Sebagai catatan, kasus penjagaan situs judi online oleh Kominfo ini dibagi dalam empat klaster berbeda.

Klaster pertama adalah koordinator, dengan terdakwa Adhi Kismanto, Zulkarnaen Apriliantony alias Tony, Muhrijan alias Agus, dan Alwin Jabarti Kiemas.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved