Universitas Negeri Gorontalo
Akademisi UNG Dorong Nelayan Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan untuk Tangkap Ikan
Akademisi UNG mendorong nelayan untuk menangkap ikan pakai bahan ramah lingkungan. Selain sehat dan tidak mencemarkan laut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/FKTP.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mendorong nelayan untuk menangkap ikan pakai bahan ramah lingkungan.
Selain sehat dan tidak mencemarkan laut, ikan lainnya pun masih tetap sehat walaupun tidak ikut tertangkap.
Apalagi Provinsi Gorontalo menjadi daerah penghasil ikan terbesar.
Baca juga: Fakultas Kelautan UNG Toreh Prestasi, Prodi Budidaya Perairan Raih Akreditasi Unggul
Jika hal ini dikelola dengan baik, dapat mendukung kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan.
Hal itu disampaikan dua pengajar di Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan yakni Yuniarti Koniyo, dekan FKTP dan Aziz Salam, Ketua Jurusan Teknologi Pengangkapan Ikan.
Yuniarti Koniyo mengatakan pandangan akademis dan praktisnya mengenai strategi penangkapan ikan yang sehat.
Baca juga: Idul Adha 1446 H, UNG Sembelih 20 Sapi dari Dosen dan Tendik, Dibagikan ke Masyarakat
Kata Yuniarti, masyarakat Gorontalo khususnya pesisir lebih dominan mengonsumsi ikan.
Tak hanya menyerap tenaga kerja, namun tangkapan ikan juga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.
"Sektor ini tidak hanya menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, tetapi juga menjamin peningkatan pendapatan masyarakat serta menjadi bagian penting dari budaya maritim masyarakat Gorontalo,” terang Yuniarti saat menjadi narasumber pada dialog aspirasi bersama Radio Suara Rakyat Hulontalo dengan topik seberapa penting penangkapan ikan bagi provinsi gorontalo.
Baca juga: Nilai Tukar Dollar Terhadap Rupiah Tembus Rp16 Ribu, Cek Harga Jual Beli di 5 Bank Ini
Selain itu, penangkapan ikan yang sehat juga dapat mendukung ketahanan pangan, ekonomi lokal, serta pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan di Provinsi Gorontalo.
Sementara itu, Aziz Salam dalam materinya menekankan pentingnya ada inovasi terbaru dari proses penangkapan ikan decan cara yang jauh lebih sehat.
Baca juga: 8 Jam Listrik Padam di Gorontalo Hari Ini Rabu 18 Juni 2025, Cek Wilayah yang Terdampak
“Melalui pendidikan dan penelitian, kami terus mendorong pemanfaatan alat tangkap ramah lingkungan serta meningkatkan kapasitas nelayan lokal agar mampu bersaing dan menjaga kelestarian sumber daya laut,” ujarnya dalam kesempatan yang sama. (*)