Selasa, 10 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

170 Ribu Warga Gorontalo Masih Miskin, Gubernur Gusnar Turun Langsung Bagikan Bantuan ke Titik Rawan

Meski tren kemiskinan di Gorontalo terus menurun, jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan masih menyentuh angka memprihatinkan: 170 ribu

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 170 Ribu Warga Gorontalo Masih Miskin, Gubernur Gusnar Turun Langsung Bagikan Bantuan ke Titik Rawan
FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com
KEMISKINAN : Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail saat memberikan Bantuan Langsung Pangan Penanganan Pengentasan Garis Kemiskinan (BLP3G), Rabu (18/6/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo Meski tren kemiskinan di Gorontalo terus menurun, jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan masih menyentuh angka memprihatinkan: 170 ribu jiwa hingga Maret 2024.

Dari jumlah itu, lebih dari 80 persen atau 141 ribu jiwa tinggal di wilayah pedesaan.

Sementara sisanya, 28 ribu, berada di kawasan perkotaan. Angka ini menandakan bahwa kesenjangan kesejahteraan antara desa dan kota masih begitu mencolok.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat, kemiskinan di Gorontalo memang mengalami penurunan secara perlahan dari 15,85 persen (sekitar 180 ribu jiwa) pada 2018, menjadi 13,87 persen di akhir 2024. Namun, tantangan nyata masih terbentang lebar di lapangan.

Secara administratif, Kabupaten Gorontalo menjadi daerah dengan penduduk miskin terbanyak, mencapai 61,91 ribu jiwa, disusul Boalemo (31,86 ribu), Pohuwato (29,83 ribu), Bone Bolango (23,67 ribu), dan Gorontalo Utara (18,99 ribu). Kota Gorontalo mencatat jumlah terendah, yakni 12,97 ribu jiwa.

Gubernur Gusnar Ismail Turun Tangan

Menghadapi kenyataan itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengambil langkah cepat. Ia turun langsung menyambangi tiga titik rawan kemiskinan di Kabupaten Gorontalo, Rabu (18/6/2025), dengan membawa 547 paket Bantuan Langsung Pangan Penanganan Pengentasan Garis Kemiskinan (BLP3G).

Lokasi penyaluran bantuan antara lain di Kantor Camat Tilango, Kantor Lurah Kayu Merah, dan Kantor Camat Limboto Barat.

“Kalau kita lihat daftar kemiskinan, itu yang berada paling bawah yang kita sentuh,” ujar Gusnar dalam keterangannya di Tilango.

Menurutnya, bantuan yang dibawa bukan sekadar logistik. “Ini bentuk motivasi, walaupun sedikit tapi paling tidak kita ketemu dengan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu titik yang menerima bantuan adalah Kecamatan Tilango. Camat Tilango, Gery Mustapa, menyebut ada 130 warga miskin di delapan desa yang menerima paket bantuan berisi beras, telur, minyak goreng, dan gula pasir.

Distribusi bantuan ini didampingi langsung oleh petugas dari Kesra desa untuk memastikan tepat sasaran.

“Kebetulan ada Kesra dari masing-masing desa, mereka yang akan mengawal sampai ke penerima manfaat,” kata Gery.

Langkah responsif Pemprov Gorontalo ini menjadi harapan baru di tengah realitas kemiskinan yang masih membayangi.

Namun, upaya semacam ini harus bersifat berkelanjutan dan dibarengi dengan program pemberdayaan yang lebih sistematis agar warga benar-benar bisa keluar dari jerat kemiskinan. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved