PEMPROV GORONTALO
170 Ribu Warga Gorontalo Masih Miskin, Gubernur Gusnar Turun Langsung Bagikan Bantuan ke Titik Rawan
Meski tren kemiskinan di Gorontalo terus menurun, jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan masih menyentuh angka memprihatinkan: 170 ribu
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BAKTI-SOSIAL-GUBERNUR-GORONTALO.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Meski tren kemiskinan di Gorontalo terus menurun, jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan masih menyentuh angka memprihatinkan: 170 ribu jiwa hingga Maret 2024.
Dari jumlah itu, lebih dari 80 persen atau 141 ribu jiwa tinggal di wilayah pedesaan.
Sementara sisanya, 28 ribu, berada di kawasan perkotaan. Angka ini menandakan bahwa kesenjangan kesejahteraan antara desa dan kota masih begitu mencolok.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat, kemiskinan di Gorontalo memang mengalami penurunan secara perlahan dari 15,85 persen (sekitar 180 ribu jiwa) pada 2018, menjadi 13,87 persen di akhir 2024. Namun, tantangan nyata masih terbentang lebar di lapangan.
Secara administratif, Kabupaten Gorontalo menjadi daerah dengan penduduk miskin terbanyak, mencapai 61,91 ribu jiwa, disusul Boalemo (31,86 ribu), Pohuwato (29,83 ribu), Bone Bolango (23,67 ribu), dan Gorontalo Utara (18,99 ribu). Kota Gorontalo mencatat jumlah terendah, yakni 12,97 ribu jiwa.
Gubernur Gusnar Ismail Turun Tangan
Menghadapi kenyataan itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengambil langkah cepat. Ia turun langsung menyambangi tiga titik rawan kemiskinan di Kabupaten Gorontalo, Rabu (18/6/2025), dengan membawa 547 paket Bantuan Langsung Pangan Penanganan Pengentasan Garis Kemiskinan (BLP3G).
Lokasi penyaluran bantuan antara lain di Kantor Camat Tilango, Kantor Lurah Kayu Merah, dan Kantor Camat Limboto Barat.
“Kalau kita lihat daftar kemiskinan, itu yang berada paling bawah yang kita sentuh,” ujar Gusnar dalam keterangannya di Tilango.
Menurutnya, bantuan yang dibawa bukan sekadar logistik. “Ini bentuk motivasi, walaupun sedikit tapi paling tidak kita ketemu dengan masyarakat,” ujarnya.
Salah satu titik yang menerima bantuan adalah Kecamatan Tilango. Camat Tilango, Gery Mustapa, menyebut ada 130 warga miskin di delapan desa yang menerima paket bantuan berisi beras, telur, minyak goreng, dan gula pasir.
Distribusi bantuan ini didampingi langsung oleh petugas dari Kesra desa untuk memastikan tepat sasaran.
“Kebetulan ada Kesra dari masing-masing desa, mereka yang akan mengawal sampai ke penerima manfaat,” kata Gery.
Langkah responsif Pemprov Gorontalo ini menjadi harapan baru di tengah realitas kemiskinan yang masih membayangi.
Namun, upaya semacam ini harus bersifat berkelanjutan dan dibarengi dengan program pemberdayaan yang lebih sistematis agar warga benar-benar bisa keluar dari jerat kemiskinan. (*)
data kemiskinan Gorontalo
Gorontalo
Warga Gorontalo
Gubernur Gorontalo
Gusnar Ismail
Pemprov Gorontalo
| Gubernur Gusnar Beber Alasan Warga Kota Gorontalo Tak Terima BLP3G: Tidak Ada Maksud Mendiskreditkan |
|
|---|
| 3.000 Keluarga Jadi Penerima Bantuan Langsung Pangan Pemprov Gorontalo |
|
|---|
| Buka Puasa Demokrat, Gusnar Ismail Bahas Isu Strategis dengan Sekjen Gerindra Sugiono |
|
|---|
| Wagub Gorontalo Idah Syahidah Salurkan BLP3G di 4 Kecamatan, Prioritaskan Lansia dan Disabilitas |
|
|---|
| Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Hadiri Peluncuran Prodi Dokter Spesialis UNG, Singgung Biaya Studi |
|
|---|