Piala Dunia 2026
Gattuso Resmi Jadi Pelatih Timnas Italia, Proyek Baru Libatkan Legenda Gli Azzurri
Keputusan ini diumumkan pihak Federasi Sepakbola Italia (FIGCC) pada Minggu (15/6/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Genaro-Gattuso.jpg)
Gattuso akan memulai tugas resminya pada laga melawan Estonia (5 September) dan Israel (8 September) dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia.
Targetnya jelas, yakni memastikan Italia tidak kembali absen di ajang empat tahunan tersebut.
Proyek Baru Italia
Melansir dari Kompas.com, Kedatangan Gattuso di kursi pelatih juga menandai proyek "Italia Baru" yang dirumuskan FIGC.
Proyek ini akan melibatkan sejumlah mantan bintang besar seperti Gianluigi Buffon, Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli, hingga Gianluca Zambrotta dan Simone Perrotta.
Buffon disebut akan tetap menjabat sebagai kepala delegasi tim, sementara Bonucci dan Barzagli akan masuk dalam staf pelatih Gattuso.
Salah satu dari keduanya juga mungkin akan ditugaskan menangani Timnas Italia U21.
Kabar yang berembus menyatakan Bernardo Corradi bakal meninggalkan posisinya sekarang sebagai pelatih Timnas Italia U21 untuk jadi asisten Massimiliano Allegri di AC Milan.
FIGC juga membentuk posisi baru technical manager alias penangung jawab teknis.
Posisi itu akan bertanggung jawab terhadap pengembangan metodologis dan teknis di kelompok usia muda.
Posisi ini tetap akan dijalankan oleh Maurizio Viscidi. Cesare Prandelli, pelatih yang mengantar Italia ke final Euro 2012, turut masuk dalam struktur baru ini.
Ia akan berperan sebagai penghubung antara tim senior dan level usia muda.
"Lebih baik disebut "penanggung jawab" daripada "direktur" untuk menghindari kesalahpahaman mengenai perannya. Ia tidak akan menjadi pengawas Gattuso, tidak akan terlibat dalam pengelolaan tim Italia."
"Tetapi akan bekerja, baik di lapangan maupun di balik meja, untuk memberikan budaya olahraganya dan ide-idenya kepada FIGC, serta menciptakan skenario baru di mana para pemain muda diberi ruang untuk mengekspresikan bakat mereka," tulis La Gazzetta dello Sport soal posisi penanggung jawab teknis sepak bola.
FIGC ingin memberikan ruang kreativitas yang lebih banyak bagi pemain muda.
Dalam beberapa tahun terakhir, pendekatan dalam pelatihan usia muda dianggap terlalu menekankan pada taktik dan kedisiplinan.