Minggu, 8 Maret 2026

Berita Kriminal

Cemburu Buta karena Ponsel Istri Terkunci, Pria di Jeneponto Aniaya Istri Hingga Tewas

Sebuah tragedi rumah tangga berujung maut terjadi di Desa Camba-camba, Batang, Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Cemburu Buta karena Ponsel Istri Terkunci, Pria di Jeneponto Aniaya Istri Hingga Tewas
TribunGorontalo.com
GARIS POLISI - Seorang wanita dianiaya suami hingga meninggal gara-gara cemburu. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Sebuah tragedi rumah tangga berujung maut terjadi di Desa Camba-camba, Batang, Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Juang (36), seorang suami, tega menganiaya istrinya, Mega (30), hingga meninggal dunia.

Pemicunya adalah rasa cemburu buta Juang yang memuncak ketika ia tidak bisa membuka ponsel istrinya yang terkunci sidik jari.

Ia curiga Mega memiliki hubungan dengan pria lain. 

Tragedi memilukan ini dikonfirmasi oleh Kanit PPA Sat Reskrim Polres Jeneponto, Iptu Pamili, melalui sambungan telepon pada Rabu (11/6/2025).

Berawal dari Kecurigaan dan Ponsel Terkunci

Penganiayaan yang berujung kematian ini terjadi di kediaman pasutri tersebut di Desa Camba-camba, pada Kamis malam (5/6/2025), menjelang Hari Raya Idul Adha.

Iptu Pamili menjelaskan, perbuatan Juang dilatarbelakangi rasa cemburu yang teramat besar.

Juang mencurigai istrinya selingkuh saat dirinya tidak berada di rumah, mengingat Juang bekerja di Makassar.

"Ini kan (Juang) kerja di Makassar, dia datang periksa HP istrinya, ternyata pakai sidik jari, tidak bisa dibuka, marahlah suaminya," ujar Iptu Pamili.

Pertengkaran tak terhindarkan. Juang sebelumnya juga kerap bertanya kepada anaknya tentang perilaku sang istri saat ia tidak di rumah.

"Selalu tanya-tanya anaknya, siapa selalu nelepon mamamu, kata anaknya begini dan begini, nah terjadilah (penganiayaan dan menikam istrinya)," ungkap Iptu Pamili.

Juang mengamuk dan melampiaskan kemarahannya pada Mega. Korban mengalami sejumlah luka di sekujur tubuhnya.

Mega sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia pada Rabu (11/6/2025).

"Informasi ada sekitar delapan luka di sekujur tubuh," jelas Pamili.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved