Berita Indonesia
Penduduk Miskin Indonesia Naik Drastis Setelah Bank Dunia Ubah Standar Garis Kemiskinan
Angka kemiskinan Indonesia melonjak drastis setelah Bank Dunia (World Bank) mengubah penghitungan standar garis kemiskinan dan ketimpangan per Juni 20
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Indonesia-negara-paling-sejahtera-8888.jpg)
Pada September 2024, garis kemiskinan nasional per kapita tercatat Rp 595.242 per bulan.
Namun, konsumsi di sini terjadi dalam konteks rumah tangga, bukan per orang.
Rata-rata rumah tangga miskin terdiri dari 4,71 anggota rumah tangga, sehingga garis kemiskinan untuk satu rumah tangga secara rata-rata nasional adalah Rp 2.803.590 per bulan.
Garis kemiskinan berbeda untuk setiap provinsi, sebab garis kemiskinan dan rata-rata anggota rumah tangga miskin untuk setiap provinsi berbeda.
Sebagai contoh, garis kemiskinan rumah tangga di DKI Jakarta mencapai Rp 4.238.886, di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp 3.102.215, dan di Lampung sebesar Rp 2.821.375.
Perbedaan ini mencerminkan perbedaan tingkat harga, standar hidup, dan pola konsumsi di setiap daerah.
10 Negara dengan Persentase Kemiskinan Terbanyak, Indonesia Posisi 4
Indonesia berada di peringkat keempat dalam daftar negara dengan persentase penduduk miskin terbanyak selama tahun 2024, yakni mencapai 60,3 persen.
Data Bank Dunia dalam Macro Poverty Outlook edisi April 2025, 10 negara dengan persentase penduduk miskin terbesar mencatat angka 34,6 persen sampai 63,4 persen.
Berdasarkan standar Bank Dunia, acuan garis kemiskinan untuk kategori negara dengan pendapatan menengah ke atas (upper middle income country) adalah 6,85 dollar AS per kapita per hari, setara dengan Rp 113.234 per hari.
Baca juga: Beda Penghitungan Data Kemiskinan Bank Dunia dan BPS, Simak Penjelasannya
Bank Dunia juga memiliki standar garis kemiskinan berdasarkan tingkat kemiskinan internasional (international poverty rate), yakni senilai 2,15 dollar AS per kapita per hari atau sekitar Rp 35.540.
Sementara itu, batasan garis kemiskinan untuk golongan negara dengan pendapatan menengah ke bawah (lower middle income country) adalah 3,65 dollar AS per kapita per hari atau sekitar Rp 60.336.
Macro Poverty Outlook edisi April 2025 telah menyusun daftar negara dengan persentase penduduk miskin terbanyak. Indonesia ada di peringkat keempat.
Sebagai catatan, Bank Dunia menempatkan Indonesia ke dalam golongan negara dengan pendapatan menengah ke atas. Artinya, penilaian kemiskinan Indonesia menggunakan batas 6,85 dollar AS per kapita per hari.