Tambang Nikel Raja Ampat
Heboh Muncul Kapal Bernama JKW dan Iriana Disebut Angkut Bijih Nikel, Ada 14 Buah
Heboh munculnya Kapal JKW Mahakam dan Kapal Dewi Iriana saat ramai tambang nikel di Raja Ampat Paua Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kapal-Bernama-JKW-dan-Iriana-ffff.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Heboh munculnya Kapal JKW Mahakam dan Kapal Dewi Iriana saat ramai tambang nikel di Raja Ampat Paua Barat.
Kehebohan ini muncul saat unggahan video yang viral di media sosial memperlihatkan keberadaan kapal-kapal yang dinarasikan sebagai pengangkut bijih nikel.
Kapal-kapal tersebut memiliki nama mirip dengan inisial Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan mantan ibu negara, Iriana Jokowi akibatnya jadi kontroversi.
Berdasarkan laman Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan (Ditkapel Kemenhub), ternyata memang benar ada kapal-kapal dengan nama lambung TB JKW Mahakam dan tongkang Dewi Iriana.
TB adalah singkatan dari tug boat, sebutan untuk kapal jenis kapal tunda. Kapal ini digunakan khusus untuk menarik atau mendorong kapal lainnya, seperti kapal yang hendak berlabuh ke pelabuhan hingga kapal tongkang yang tidak memiliki mesin penggerak sendiri.
Dari penelusuran data pencarian kapal di situs Ditkapel Kemenhub, setidaknya ada 8 kapal yang bernama JKW Mahakam. Namun demikian, kepemilikannya terafiliasi dengan empat perusahaan berbeda.
Rincian kapal dengan nama lambung mirip insial Presiden ke-7 RI tersebut antara lain JKW Mahakam 1, JKW Mahakam 2, JKW Mahakam 3, JKW Mahakam 5, JKW Mahakam 6, JKW Mahakam 7, JKW Mahakam 8, dan JKW Mahakam 10.
Masih merujuk pada data yang diakses dari Ditkapel Kemenhub, beberapa kapal dengan nama JKW dimiliki oleh PT Pelita Samudera Sreeya (PSS). Perusahaan tersebut merupakan anak usaha PT IMC Pelita Logistik Tbk (kode emiten: PSSI).
PSSI sendiri merupakan perusahaan pelayaran logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kantor pusat perusahaan ini berada di Menara Astra, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.
Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, PT PSS rupanya baru didirikan oleh PT PSSI pada tahun 2023. Perusahaan ini fokus pada bisnis angkutan barang tambang.
Selain PT PSS, kapal-kapal dengan nama JKW dimiliki perusahaan lain yakni PT Permata Lintas Abadi (PLA), PT Sinar Pasifik Lestari (SPL), dan PT Glory Ocean Lines (GOL).
Berikut rincian lengkap kepemilikan Kapal JKW:
- Kapal JKW Mahakam 1: PT Pelita Samudera Sreeya
- Kapal JKW Mahakam 2: PT Glory Ocean Lines
- Kapal JKW Mahakam 3: PT Pelita Samudera Sreeya
- Kapal JKW Mahakam 5: PT Sinar Pasifik Lestari
- Kapal JKW Mahakam 6: PT Pelita Samudera Sreeya
- Kapal JKW Mahakam 7: PT Permata Lintas Abadi
- Kapal JKW Mahakam 8: PT Sinar Pasifik Lestari
- Kapal JKW Mahakam 10: PT Pelita Samudera Sreeya
Adapun kapal yang namanya mirip dengan nama istri Jokowi, yakni Kapal Dewi Iriana, jumlahnya mencapai 6 unit. Rinciannya Dewi Iriana 1, Dewi Iriana 2, Dewi Iriana 3, Dewi Iriana 5, Dewi Iriana 6, dan Dewi Iriana 8.
Sama dengan kapal-kapal dengan nama lambung JKW, sebagian kapal-kapal dengan nama Dewi Iriana ini dimiliki oleh perusahaan PT PSS dan perusahaan induknya yaitu PT PSSI.
Berikut rincian lengkap kepemilikan Kapal Dewi Iriana:
- Kapal Dewi Iriana 1: PT IMC Peliata Logistik Tbk
- Kapal Dewi Iriana 2: PT Pelita Samudera Sreeya
- Kapal Dewi Iriana 3: PT Pelita Samudera Sreeya
- Kapal Dewi Iriana 5: PT Pelita Samudera Sreeya
- Kapal Dewi Iriana 6: PT Sinar Pasifik Lestari
- Kapal Dewi Iriana 8: PT Permata Lintas Abadi
Pelacakan rute Kapal JKW Mahakam
Beberapa kapal dengan nama JKW Mahakam ini bisa dilacak rutenya melalui laman vesselFinder, ini merupakan situs web pelacakan kapal yang populer di kalangan para pelaut yang menyediakan data real-time tentang posisi dan pergerakan kapal di seluruh dunia.
Aplikasi ini menggunakan jaringan AIS (Automatic Identification System) global untuk memantau kapal.
Misalnya Kapal JKW Mahakam 5, posisi terakhir kapal ini yakni berlabuh di Pelabuhan Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kemudian Kapal JKW Mahakam 7, posisi terakhirnya terlacak di Pelabuhan Panjang, Lampung.
Kapal JKW Mahakam lainnya yang bisa dilacak di vesselFinder adalah JKW Mahakam 3, kapal ini terakhir terlacak berada di Pelabuhan Bunati, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Masing-masing data pelacakan kapal JKW Mahakam lainnya yakni JKW Mahakam 1 terlacak terakhir berlabuh di Pelabuhan Palembang, JKW Mahakam 2 ada di Pelabuhan Banjarmasin, JKW Mahakam 7 berada di Pelabuhan Kendari.
Sementara untuk Kapal Dewi Iriana, posisinya tak bisa dilacak dari vesselFinder karena berstatus sebagai kapal tongkang sehingga tak dilengkapi dengan AIS.
Siapa Pemilik Kapal JKW Mahakam?
Data yang diakses dari Ditkapel Kemenhub mengungkapkan adanya delapan kapal dengan nama lambung JKW Mahakam.
Beberapa kapal ini dimiliki oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor logistik dan pelayaran, yaitu:
- Kapal JKW Mahakam 1 - Dimiliki oleh PT Pelita Samudera Sreeya
- Kapal JKW Mahakam 2 - Dimiliki oleh PT Glory Ocean Lines
- Kapal JKW Mahakam 3 - Dimiliki oleh PT Pelita Samudera Sreeya
- Kapal JKW Mahakam 5 - Dimiliki oleh PT Sinar Pasifik Lestari
- Kapal JKW Mahakam 6 - Dimiliki oleh PT Pelita Samudera Sreeya
- Kapal JKW Mahakam 7 - Dimiliki oleh PT Permata Lintas Abadi
- Kapal JKW Mahakam 8 - Dimiliki oleh PT Sinar Pasifik Lestari
- Kapal JKW Mahakam 10 - Dimiliki oleh PT Pelita Samudera Sreeya
Kapal-kapal ini tidak semuanya dimiliki oleh satu perusahaan, melainkan tersebar pada beberapa entitas bisnis, termasuk PT Pelita Samudera Sreeya (PSS), anak perusahaan dari PT IMC Pelita Logistik Tbk (PSSI), yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berdasarkan data di BEI, sebagian besar saham PT PSSI dimiliki oleh PT Indoprima Marine.
Adapun jajaran komisaris PT PSSI terdiri dari Adi Harsono, Lilis Halim, Loh Niap Juan (presiden komisaris), dan Mostfly Ang.
Siapa Pemilik Kapal Dewi Iriana?
Tak hanya kapal dengan nama JKW Mahakam, nama Dewi Iriana juga muncul di sejumlah kapal, dengan enam kapal terdaftar dengan nama tersebut.
Sebagian besar kapal ini dimiliki oleh perusahaan yang sama dengan kapal-kapal JKW Mahakam.
Berikut adalah rincian kepemilikan kapal Dewi Iriana:
- Kapal Dewi Iriana 1 - Dimiliki oleh PT IMC Pelita Logistik Tbk
- Kapal Dewi Iriana 2 - Dimiliki oleh PT Pelita Samudera Sreeya
- Kapal Dewi Iriana 3 - Dimiliki oleh PT Pelita Samudera Sreeya
- Kapal Dewi Iriana 5 - Dimiliki oleh PT Pelita Samudera Sreeya
- Kapal Dewi Iriana 6 - Dimiliki oleh PT Sinar Pasifik Lestari
- Kapal Dewi Iriana 8 - Dimiliki oleh PT Permata Lintas Abadi
Sebagian besar kapal ini juga terhubung dengan PT PSS dan induk perusahaannya PT PSSI, yang dikenal dalam sektor logistik dan pelayaran. (*/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tambang Nikel di Raja Ampat dan Misteri Kapal Bernama JKW dan Iriana
| Lagu Musisi Gorontalo Ecko Show 'Save Papua' Kembali Viral di Tengah Isu Nikel Raja Ampat |
|
|---|
| Dibongkar Greenpeace, Nikel Raja Ampat Diduga dipasok ke Tesla dan Hyundai? |
|
|---|
| Bupati Raja Ampat Klaim Masyarakatnya Tak Mau Tambang Nikel Ditutup, BRIN Jawab Menohok |
|
|---|
| 3 Menteri Rapat Tertutup dengan Presiden Prabowo, Tambang Nikel Raja Ampat Bakal Ditutup? |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.