Minggu, 15 Maret 2026

Banjir Kota Gorontalo

Puluhan Jiwa di Kelurahan Donggala Gorontalo Terancam Kehilangan Rumah Akibat Banjir Bandang

Puluhan jiwa di Kelurahan Donggala, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo terancam kehilangan tempat tinggal mereka. Hal itu dikarenakan rumah mereka

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Puluhan Jiwa di Kelurahan Donggala Gorontalo Terancam Kehilangan Rumah Akibat Banjir Bandang
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
LONGSOR - Warga Kelurahan Donggala, Kota Gorontalo bergotong royong membersihkan sisa material lumpur dari banjir, Rabu (4/6/2025). Warga minta pemerintah segera bangun tanggul darurat. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Puluhan jiwa di Kelurahan Donggala, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo terancam kehilangan tempat tinggal mereka.

Hal itu dikarenakan rumah mereka kebanyakan berada di kaki gunung.

Sehingganya, longsor dan banjir bandang bisa saja terjadi ketika diguyur hujan secara terus menerus.

Salah satu warga terdampak malahan langsung mengungsi saat banjir bandang pada Selasa (3/6/2025).

Baca juga: Warga Resah Kelurahan Tenilo Gorontalo Jadi Langganan Banjir dan Lumpur: Kalau Hujan Pasti Banjir

"Air dari sungai masuk ke rumah secara tiba-tiba," ujar Sahril Laiya, korban terdampak banjir bandang di Kelurahgan Donggala.

Kata Sahril, dirinya beserta anak istri langsung melarikan diri.

Mereka langsung mengungsi ke rumah tetangga yang sedikit aman.

Sedangkan barang-barangnya dibiarkan hanyut saat banjir.

Sebab, dapur rumah milik Sahril menghadap langsung ke aliran sungai, hanya tinggal berjarak beberapa meter saja.

Baca juga: H-1 Iduladha, Pedagang Ikan di TPI Tilamuta Gorontalo Banting Harga

Bahkan ia sempat membuka pintu dapur namun dengan begitu cepat air membawa sebagian barang-barang dalam rumahnya. 

Kata Sahril, ini bukanlah kali pertama kejadian. Namun banjir kemarin menurutnya adalah yang terparah. 

"Yang pertama tidak begini parah, yang kemarin ini agak parah pak," pungkasnya. 

Selain itu, Amsar Laiya warga lainnya berharap ke pemerintah untuk segera dibangun tanggul darurat.

Tanggul darurat tersebut diharapkan sebagai penahan ketika banjir datang.

Baca juga: Masjid Agung Baiturrahman Limboto Siapkan 11 Sapi Kurban dan 1.500 Kupon untuk Warga

Kata Amsar, rumahnya masuk dalam kawasan yang rawan dengan banjir susulan sehingga ia berharap ada tindakan perbaikan tanggul. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved