Berita Viral
Viral! Siswa SMK di Manado Dikeroyok hingga Babak Belur, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum
Dalam rekaman itu, terlihat seorang siswa bernama Kenny Bawintil menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sejumlah pelajar dari sekolah lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pengeroyokan-xnds.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Sebuah aksi kekerasan yang melibatkan sekelompok pelajar SMK di Kota Manado menggemparkan publik setelah video kejadian tersebut beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman itu, terlihat seorang siswa bernama Kenny Bawintil menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sejumlah pelajar dari sekolah lain.
Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Senin, 6 Juni 2025, di kawasan jalan Tikala Ares, Kecamatan Tikala, Kota Manado.
Dalam video berdurasi singkat yang viral, tampak Kenny diinjak, ditendang, dan dipukul secara berulang hingga terkapar tak berdaya di aspal.
Korban diketahui merupakan warga Desa Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, dan berstatus sebagai siswa di salah satu SMK di Airmadidi. Sementara itu, para pelaku disebut berasal dari sekolah SMK berbeda yang berlokasi di Kota Manado.
Baca juga: Jadwal KM Gunung Dempo Kapal Pelni Juni 2025: Hari Ini Berangkat dari Tanjung Priok ke Surabaya
Baca juga: Jadwal KM Ciremai Kapal Pelni Juni 2025: Hari Ini Berangkat dari Jayapura ke Serui
Korban Dinjiak-injak
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat Kenny dikeroyok oleh beberapa siswa lain yang melakukan tindakan kekerasan, termasuk menginjak dan menendang korban secara berulang kali hingga dia tak berdaya.
Kenny, yang merupakan warga Desa Kalawat di Kabupaten Minahasa Utara, diketahui sebagai siswa di salah satu SMK di Airmadidi.
Sementara itu, para pelaku berasal dari sekolah SMK lain yang ada di Manado.
Orang Tua Korban Lapor Polisi
Orang tua Kenny, Asni Yap dan Kerry Bawintil, segera melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian, tepatnya di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Manado.
Baca juga: Aksi Heroik Alpian Mitali, Guru MTS 1 Kota Gorontalo Terdepan Padamkan Api saat Banyak Orang Panik
Baca juga: Ramalan Zodiak Aries, Taurus, Gemini Besok Kamis 5 Juni 2025: Cinta, Karier, hingga Keuangan
"Kami tidak terima anak kami diperlakukan seperti ini, maka kami tempuh jalur hukum," ungkap Asni pada Selasa, 3 Juni 2025.
Asni juga menceritakan bahwa penyidik telah menyarankan mereka untuk melakukan visum di rumah sakit.
"Kami sudah pergi ke rumah sakit untuk melakukan visum. Kami mendengar dari dokter bahwa tubuh Kenny banyak yang membiru akibat dianiaya," tambahnya.
Dengan harapan besar, mereka meminta agar polisi dapat memproses kasus ini hingga tuntas.
"Harus diproses lanjut dan kalau bisa ada pertanggungjawaban kepada anak kami yang dianiaya," tegas Asni.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com