Kebakaran MTS Gorontalo
Daftar Fasilitas MTS Kota Gorontalo Hangus Terbakar, AC hingga Handphone Milik Guru
ejumlah fasilitas di MTS Negeri 1 Kota Gorontalo hangus terbakar. Peristiwa ini terjadi sekira pukul 11.00 Wita, Rabu (4/5/2025).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-ruangan-studio-multimedia-di-MTS-Negeri-1-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Sejumlah fasilitas di MTS Negeri 1 Kota Gorontalo hangus terbakar.
Peristiwa ini terjadi sekira pukul 11.00 Wita, Rabu (4/5/2025).
Kepala Sekolah MTS Negeri 1 Kota Gorontalo, Romi Bau menerangkan tidak sempat menjalar ke ruangan lain.
"Ini hanya kecil, kita hanya panik sampai barang di bawah kita angkut semua padahal cuma di satu ruangan," ungkapnya.
Kebakaran disebabkan arus pendek (korsleting) ini menyebabkan kerusakan pada satu unit AC, kipas angin, laser dan dua handphone milik guru.
"Sejumlah fasilitas terbakar, apalagi ruangan itu dipenuhi peredam suara sehingga mudah terbakar," tegasnya.
Bantuan Damkar Kota Gorontalo membuat pihak sekolah tidak menelan kerugian lebih banyak.
"Damkar cepat bergerak dan meninjau tempat bagikan menyampaikan kepada saya ini tidak apa-apa," terangnya.
Selain itu, Kaur PU MTS Alpian Mitali menerangkan, awalnya ada percikan api dan langsung mengenai peredam suara sehingga api langsung menjalar.
"Ada percikan api langsung kena di peredam suara, karena mudah terbakar api langsung menyebar, untung apinya tidak keluar," terangnya.
Baca juga: Aksi Heroik Alpian Mitali, Guru MTS 1 Kota Gorontalo Terdepan Padamkan Api saat Banyak Orang Panik
"Saya saat itu dapat informasi langsung ambil apar dan memadamkan api, saya juga dibantu rekan-rekan," tegasnya.
Kebakaran terjadi di salah satu ruangan studio multimedia tempat para siswa melakukan pembelajaran multimedia.
Pantauan di lapangan, sejumlah alat-alat sudah dievakuasi. Para guru juga melakukan pembersihan bekas kebakaran.
Meski sempat terjadi kepanikan, kini aktivitas belajar mengajar pun berjalan normal.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30 Wita dan berasal dari bagian belakang sekolah, tepatnya di ruang studio multimedia yang berada di lantai dua gedung utama.
Saat api mulai membesar, proses belajar mengajar sedang berlangsung, menyebabkan siswa dan guru langsung mengevakuasi diri.
Beberapa guru terlihat sigap menenangkan siswa yang panik dan mengarahkan mereka ke titik kumpul aman di halaman sekolah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Koordinator Pemadam Kebakaran Kota Gorontalo, Muhammad Luthfe, menyatakan bahwa api berhasil dilokalisasi dan tidak merambat ke ruangan lainnya.
Baca juga: Ahmad Hogi Warga Biawu Gorontalo Dibekuk Polisi usai Bacok Pria yang Bermain Kartu Remi
Hal ini disebabkan konstruksi studio multimedia menggunakan material tahan api.
"Ruangan studio yang terbakar berada di lantai dua, namun api tidak menjalar ke ruang lain karena plafon studio menggunakan asbes dan rangkanya dari besi, yang cukup tahan terhadap api," jelas Luthfe.
Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung bergerak cepat ke lokasi dengan menerjunkan satu unit mobil pemadam.
Api berhasil dipadamkan sebelum menyebar ke ruangan lain.
Meskipun tidak dilakukan taksiran resmi terhadap kerugian materiil, ruang studio multimedia diketahui berisi berbagai peralatan elektronik dan perlengkapan pendukung pembelajaran digital.
Sebagian alat berhasil diselamatkan, namun sisanya hangus dilalap api.
(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.