Kabar Artis
Keracunan Ikan Panggang, Hotman Paris Tumbang di Singapura & Habiskan Rp 20 Juta untuk Cek Kesehatan
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengalami kejadian tak terduga saat menjalani perjalanan bisnis ke Singapura.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Hotman-Paris-dhfjhdfcvf.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengalami kejadian tak terduga saat menjalani perjalanan bisnis ke Singapura.
Pria yang dikenal sebagai Raja Pailit itu harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami gejala keracunan makanan yang cukup parah.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Hotman menceritakan kronologi kejadian yang membuatnya tumbang.
Ia mengaku mengalami diare hebat dan demam tinggi usai mengonsumsi ikan panggang di salah satu rumah makan Medan yang menjadi langganannya.
Bahkan, Hotman Paris sampai mengeluarkan uang Rp 20 juta hanya untuk mengecek kondisinya.
Hotman Paris diduga keracunan ikan panggang.
Baca juga: Ramalan Zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius Hari ini 2 Juni 2025: Cinta, Karier hingga Keuangan
Ia juga membeberkan kronologi dugaan keracunan tersebut.
"Hari Minggu lalu Hotman makan di Rumah Makan Medan, saya itu udah langganan," ujar Hotman Paris Hutapea dikutip Grid.ID dari Instagram @hotmanparisofficial, Minggu (1/6/2025).
Dugaan Hotman Paris keracunan berawal dari sang Raja Pailit yang memesan ikan panggang dari tempat langganannya.
Akan tetapi, makanan di tempat langganan Hotman habis, maka ikan panggang itu dipesan di tempat sebelahnya.
"Ikan masnya diambil dari tempat sebelah. Jadi nggak tahu nih apakah karena ikan atau panggangannya," terangnya.
Setelah mengonsumsi ikan tersebut, beberapa hari kemudian, kondisi badan suami Agustianne Marbun itu berbeda dari biasanya.
Hotman Paris mengalami buang air besar dengan intensitas yang berlebih dan disertai dengan demam.
"Gue sakit, mencret-mencret melulu dan demamnya sampai 39,4," terang Hotman Paris.
Sebelum gejala dugaan keracunan begitu terasa, Hotman Paris tetap melanjutkan aktivitasnya. Pengacara nyentrik itu terbang ke Singapura untuk keperluan bisnis.