Sabtu, 7 Maret 2026

Gempa Bumi

Terkini! Gempa Bumi Guncang Kota Sukabumi Sabtu Siang Ini 31 Mei 2025, Ini Data Lengkap BMKG

Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 2,3 terjadi pada Sabtu pagi, 31 Mei 2025 pukul 10.35 WIB, mengguncang wilayah tenggara Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Terkini! Gempa Bumi Guncang Kota Sukabumi Sabtu Siang Ini 31 Mei 2025, Ini Data Lengkap BMKG
BMKG
GEMPA BUMI - Mag:2.3, 31-May-2025 10:35:11WIB, Lok:7.90LS, 106.99BT (109 km Tenggara KOTA-SUKABUMI-JABAR), Kedlmn:21 Km #BMKG. Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data 

TRIBUNGORONTALO.COM — Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 2,3 terjadi pada Sabtu pagi, 31 Mei 2025 pukul 10.35 WIB, mengguncang wilayah tenggara Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi resmi BMKG, pusat gempa berada di darat, tepatnya pada koordinat 7,90° Lintang Selatan dan 106,99° Bujur Timur, dengan kedalaman 21 kilometer.

Lokasi dan Dampak

Episenter gempa tercatat sekitar 109 kilometer tenggara dari pusat Kota Sukabumi, atau mendekati kawasan pesisir selatan Jawa Barat bagian barat.

Gempa ini tergolong dangkal, namun karena magnitudonya kecil, tidak menimbulkan getaran signifikan di permukaan dan tidak dirasakan oleh masyarakat.

Sejauh ini, tidak ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut, dan BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Analisis Wilayah Seismik

Wilayah Sukabumi dan sekitarnya berada di zona subduksi aktif, tempat pertemuan Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

Aktivitas seismik di wilayah ini cukup tinggi, terutama karena kedekatannya dengan zona megathrust Selatan Jawa dan beberapa sesar lokal seperti Sesar Cimandiri.

Gempa-gempa kecil seperti ini tergolong aktivitas alami dari pergerakan lempeng dan tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan, namun tetap menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan.

Mitigasi dan Imbauan BMKG

BMKG mengimbau masyarakat untuk:

Tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum pasti.

Memastikan struktur bangunan tahan gempa bagi yang tinggal di daerah rawan.

Memantau informasi dari BMKG melalui kanal resmi untuk mendapatkan data terbaru, mengingat hasil awal bisa diperbarui seiring analisis lanjutan.

Tidak perlu panik terhadap potensi gempa susulan untuk kejadian sekecil ini, namun tetap menjaga kesadaran mitigasi.
 
(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved