Kamis, 5 Maret 2026

Berita Haji

Nekat Masuk Makkah Lewat Gurun, Seorang WNI Tewas Kehausan, Dua Lainnya Selamat Namun Diusir!

Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial SM ditemukan meninggal dunia di area gurun wilayah Jumum, Makkah, pada Selasa (27/5/2025).

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Nekat Masuk Makkah Lewat Gurun, Seorang WNI Tewas Kehausan, Dua Lainnya Selamat Namun Diusir!
AI Generated
HAJI ILEGAL - Sebanyak 3 jemaah haji asal Indonesia memaksa masuk Makkah menggunakan jalur ilegal. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial SM ditemukan meninggal dunia di area gurun wilayah Jumum, Makkah, pada Selasa (27/5/2025).

Ia ditemukan meninggal oleh aparat Keamanan Arab Saudi. Sementara dua WNI lainnya, J dan S, ditemukan selamat namun dalam kondisi dehidrasi parah.

Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B Ambary, dalam keterangan persnya menjelaskan kronologi kejadian nahas tersebut.

SM awalnya bersama sepuluh WNI lainnya terjaring razia aparat keamanan Arab Saudi dan kemudian diusir kembali ke Kota Jeddah.

Namun, SM yang tiba di Arab Saudi menggunakan Visa Ziarah Multiple, memutuskan untuk kembali mencoba memasuki wilayah Makkah secara ilegal bersama J dan S.

Mereka menggunakan taksi gelap dan memilih jalur berbahaya melalui area gurun pasir.

"Dalam upayanya mencoba masuk Kota Makkah secara ilegal tersebut, ketiga WNI tiba-tiba dipaksa untuk turun di tengah gurun oleh sopir taksi karena takut tertangkap patroli Aparat Keamanan Arab Saudi," ungkap Yusron, Sabtu (31/5/2025).

Nasib malang menimpa ketiganya. Mereka kemudian ditemukan oleh patroli pesawat drone Aparat Keamanan Arab Saudi.

Saat ditemukan, SM sudah dalam keadaan meninggal dunia, diduga kuat akibat dehidrasi ekstrem setelah terdampar di tengah gurun.

Sementara itu, J dan S segera dilarikan oleh aparat keamanan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Setelah menjalani perawatan intensif, kedua WNI yang selamat tersebut kembali diusir ke Kota Jeddah.

Saat ini, jenazah SM berada di rumah sakit di Makkah untuk menjalani proses visum.

Proses pemakaman jenazah akan dilakukan setelah visum selesai.

Yusron menyampaikan bahwa KJRI Jeddah terus melakukan penanganan lebih lanjut terkait jenazah SM dan telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban yang berasal dari Madura.

Melalui kejadian tragis ini, KJRI Jeddah kembali mengimbau dengan keras kepada seluruh WNI agar tidak terlibat dalam aktivitas haji non-prosedural dan senantiasa mematuhi peraturan serta ketentuan yang berlaku di Arab Saudi demi keselamatan diri.

"Marilah kita bijak dalam menyikapi perintah Allah untuk berhaji, jangan sampai Uang Hilang Haji Melayang," pesan Yusron dengan nada prihatin. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved