Jumat, 13 Maret 2026

Berita Viral

Kronologi Penemuan 2 Ton Sabu di KM Sea Dragon Tarawa, Tim BNN sampai Terkejut

Penemuan dua ton sabu dari hasil penangkapan kapal motor (KM) Sea Dragon Tarawa membuat Badan Narkotika Nasional) terkejut.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kronologi Penemuan 2 Ton Sabu di KM Sea Dragon Tarawa, Tim BNN sampai Terkejut
KompasTV/ANTARA
PENEMUAN SABU - Kolase foto Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Marthinus Hukom dan penangkapan kapal motor (KM) Sea Dragon Tarawa. Kepala BNN bercerita tentang penemuan dua ton sabu. (Sumber Foto: KompasTV/ANTARA) 

TRIBUNGORONTALO.COM – Penemuan dua ton sabu dari hasil penangkapan kapal motor (KM) Sea Dragon Tarawa membuat Badan Narkotika Nasional) terkejut.

Betapa tidak, tim BNN tidak menyangka akan menemukan sabu sebanyak itu.

Momen itu diceritakan langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Marthinus Hukom.

"Sebenarnya saya tidak terpikir mendapat 2 ton (sabut) itu," ujar Marthinus dalam program Rosi di KompasTV, Kamis (29/5/2025) malam. 

"Karena biasanya kapal-kapal besar yang kita tangkap selama ini, hanya 1,3 (ton), 1,6 (ton) paling tinggi. Sudah menghitung pun saya masih belum yakin ini 2 ton," imbuhnya.

Hal itu lantaran salah satu tempat penyembunyian sabu di kapal tersebut tampak kecil.

"Karena dari lambung atau di Haluan kapal dikeluarkan hitungan 31 koli. Saya turun lagi ke kamar mesin, saya lihat ruangan kecil, ini enggak mungkin sampai 20 koli di situ," jelasnya.

Meski demikian, pihaknya mendapati meski tempat tersebut kecil namun, memiliki ruangan yang dalam.

"(Kecil) tapi ruangannya dalam, ternyata di situ ada 36 koli," ungkapnya.

Pihaknya pun mengaku terkejut saat menghitung barang haram yang disimpan dalam 67 koli memiliki bobot 2 ton.

"Jadi dihitung-dihitung betul sudah sampai 50, 60 (koli), saya 'wah kalau 60 masih lebih lagi'. Tadinya saya perkirakan 60 koli dihitung 1,5 (Kg). Ternyata masih ada lagi 7 koli, jadi totalnya 2 ton," ucapnya.

"Itulah yang membikin kita tergaket-kaget," sambung Marthinus.

Diberitakan Kompas.tv sebelumnya, BNN RI bersama TNI, Polri, dan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2 ton.

Penyelundupan sabu tersebut terungkap usai tim gabungan menangkap KM Sea Dragon Tarawa di perairan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).

"Pada saat dilakukan penggeledahan petugas gabungan menemukan 67 kardus yang berisi 2.000 narkotika jenis sabu, seberat kurang lebih 2 ton," ungkap Kepala BNN, Senin (26/5).

Sabu tersebut diduga berasal dari jaringan internasional Golden Triangle yang beroperasi di Thailand, Myanmar, dan Laos.J.

"(Sabu) dibungkus kemasan khas yang lazim digunakan sindikat jaringan narkotika Golden Triangle," ucapnya.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan enam orang terdiri dari 4 warga negara Indonesia (WNI) dan 2 warga negara Thailand.

Operasi melibatkan tim gabungan

Diketahui operasi penangkapan tersebut melibatkan tim gabungan dari BNN, Direktorat Jenderal Bea Cukai, TNI Angkatan LauT (AL), Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan Bais TNI.

Marthinus menyampaikan penangkapan tersebut berawal dari joint analysis yang dilakukan selama lima bulan.

"Sebenarnya berawal dari satu analisis yang komperhensif dan cukup memakan waktu yang lama, yaitu kurang lebih lima bulan," kata Marthinus dalam program ROSI, KompasTV, Kamis (29/5/2025) malam.

Di mana tim gabungan melakukan analisis dan penyelidikan mendalam terhadap pergerakan kapal tersebut, dan meyakini adanya muatan narkoba yang diangkut kapal tersebut.

Baca juga: Fakta-fakta Pengendara Tewas Dilindas Truk di Boalemo Gorontalo, Hartono Mopangga Gagal Manuver

"Locus, tempus, itu menjadi satu momentum, saya tidak perlu menjelaskan locus-nya di mana, tapi tempus-nya pada saat (pukul) 23.00 tanggal 20 Mei (2025)," ujarnya.

Meski demikian, ia mengaku sempat memiliki rasa pesimis terkait penangkapan jaringan narkoba internasional yang diduga berasal dari wilayah Golden Triangle tersebut.

Mengingat, sebelum menangkap kapal Sea Dragon, pihaknya sempat menangkap satu kapal lainnya, namun tidak membuahkan hasil.

"Sebelum ini kita pernah menangkap satu kapal lagi, tapi pada waktu itu kita belum melihat polanya seperti apa. Dan ternyata kapal yang kita tangkap pertama, dengan kapal yang sekarang ini ada dalam satu hubungan sindikat," jelasnya.=

 


Artikel ini telah tayang di KompasTV dengan judul BNN Ungkap Detik-Detik Penemuan 2 Ton Sabu Hasil Penangkapan Kapal di Kepri: Kita Terkaget-kaget

 

(TribunGorontalo.com/KompasTV)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved