Berita Viral
Kronologi Penemuan 2 Ton Sabu di KM Sea Dragon Tarawa, Tim BNN sampai Terkejut
Penemuan dua ton sabu dari hasil penangkapan kapal motor (KM) Sea Dragon Tarawa membuat Badan Narkotika Nasional) terkejut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kepala-BNN-cerita-penemuan-2-ton-sabu.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Penemuan dua ton sabu dari hasil penangkapan kapal motor (KM) Sea Dragon Tarawa membuat Badan Narkotika Nasional) terkejut.
Betapa tidak, tim BNN tidak menyangka akan menemukan sabu sebanyak itu.
Momen itu diceritakan langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Marthinus Hukom.
"Sebenarnya saya tidak terpikir mendapat 2 ton (sabut) itu," ujar Marthinus dalam program Rosi di KompasTV, Kamis (29/5/2025) malam.
"Karena biasanya kapal-kapal besar yang kita tangkap selama ini, hanya 1,3 (ton), 1,6 (ton) paling tinggi. Sudah menghitung pun saya masih belum yakin ini 2 ton," imbuhnya.
Hal itu lantaran salah satu tempat penyembunyian sabu di kapal tersebut tampak kecil.
"Karena dari lambung atau di Haluan kapal dikeluarkan hitungan 31 koli. Saya turun lagi ke kamar mesin, saya lihat ruangan kecil, ini enggak mungkin sampai 20 koli di situ," jelasnya.
Meski demikian, pihaknya mendapati meski tempat tersebut kecil namun, memiliki ruangan yang dalam.
"(Kecil) tapi ruangannya dalam, ternyata di situ ada 36 koli," ungkapnya.
Pihaknya pun mengaku terkejut saat menghitung barang haram yang disimpan dalam 67 koli memiliki bobot 2 ton.
"Jadi dihitung-dihitung betul sudah sampai 50, 60 (koli), saya 'wah kalau 60 masih lebih lagi'. Tadinya saya perkirakan 60 koli dihitung 1,5 (Kg). Ternyata masih ada lagi 7 koli, jadi totalnya 2 ton," ucapnya.
"Itulah yang membikin kita tergaket-kaget," sambung Marthinus.
Diberitakan Kompas.tv sebelumnya, BNN RI bersama TNI, Polri, dan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2 ton.
Penyelundupan sabu tersebut terungkap usai tim gabungan menangkap KM Sea Dragon Tarawa di perairan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).
"Pada saat dilakukan penggeledahan petugas gabungan menemukan 67 kardus yang berisi 2.000 narkotika jenis sabu, seberat kurang lebih 2 ton," ungkap Kepala BNN, Senin (26/5).