Perempuan Inspiratif Gorontalo
Sri Wahyuni Malango Enterpreneur Muda Gorontalo Sukses Wirausaha Tanpa Utang, Dulu Pernah Bangkrut
Sri Wahyuni Malango sukses berwirausaha tanpa utang di bank. Diceritakan Sri, dirinya pernah mengalami pasang surut dalam dunia bisnis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-Sri-Wahyuni-pemilik-toko-kelontong.jpg)
(Penulis: Sri Yolanda Tangahu, Peserta Magang dari Universitas Negeri Gorontalo)
TRIBUNGORONTALO.COM – Sri Wahyuni Malango sukses berwirausaha tanpa utang di bank.
Diceritakan Sri, dirinya pernah mengalami pasang surut selama merintis di dunia bisnis.
Wanita kelahiran 10 Mei 1995 ini dulunya pernah bangkrut.
Kala itu ia bisnis pakaian dan alat tulis harus gulur tikar di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
“Dulu saya pernah bangkrut karena usaha di Bolaang Mongondow. Terlalu banyak utang,” ujarnya saat ditemui TribunGorontalo.com pada Rabu (21/5/2025).
Belajar dari pengalaman, kini Sri fokus mengembangkan wirausaha dari hasil tabungannya. Ia tidak mau berutang ke bank.
Hanya mengandalkan modal Rp1.700.000, Sri membuka toko kelontong di Jl Matolodula, Kelurahan Padebuolo Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Usaha yang dirintis sejak 2021 ini bersebelahan dengan Rudis Puskesmas Tamalate.
“Kami bangun usaha ini tanpa utang. Cuma pakai uang simpanan. Awalnya warung kecil, isinya cuma satu renceng-renceng,” ujar Sri.
Baca juga: Profil Faradila Ratu Cindana Moo, Wanita Asal Tomeang Jadi Dosen Gorontalo Sejak Usia 25 Tahun
Sebetulnya Sri memiliki gelar Sarjana Pendidikan. Ijazah S1 yang diperoleh dari jurusan PGSD Universitas Negeri Gorontalo masih tersimpan rapi di lemarinya.
Hanya saja, Sri lebih tertarik untuk berbisnis saat ini.
Di awal merintis toko kelontong, Sri bekerja sendirian.
Kini setelah empat tahun, toko kelontong Sri mulai berkembang. Ia sekarang dibantu oleh tiga karyawan.
Sri Wahyuni membuktikan bahwa siapa pun bisa berbisnis tanpa utang. Asalkan bisnis itu dijalani dengan sungguh-sungguh.