Berita Viral
Siswa SMP Depok Diduga Alami Gangguan Mental Usai Study Tour ke Yogyakarta, Ibu Ungkap Kronologi
Sebuah kisah pilu yang dialami seorang siswa SMP Negeri di Depok, Jawa Barat, bernama Dama, viral di media sosial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Seorang-siswa-disebut-mengalami-gangguan-mental-usai-pulang-dari-study-tour.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Sebuah kisah pilu yang dialami seorang siswa SMP Negeri di Depok, Jawa Barat, bernama Dama, viral di media sosial.
Dama diduga mengalami gangguan mental setelah kembali dari study tour sekolahnya ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kisah ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun TikTok @tiffguntur, yang membagikan pengakuan dari ibunda Dama mengenai kondisi tragis yang menimpa putranya.
Kronologi Awal Kejadian di Yogyakarta
Menurut penuturan sang ibu dalam unggahannya, Dama mengikuti study tour sekolahnya ke sebuah sekolah seni di Yogyakarta.
Namun, di sanalah awal mula perubahan perilaku Dama terjadi.
"Awalnya, Dama lagi ngobrol sama temannya lalu Dama berdiri liat ke atas, palanya muter liatin sekitar langsung jatuh," ungkap ibunda Dama dalam postingannya yang dikutip Tribun Gorontalo.
Insiden tersebut membuat Dama segera dibawa pulang. Namun, setibanya di rumah, kondisi Dama justru semakin memburuk.
Sang ibu menyadari adanya ketidakstabilan perilaku pada putranya.
Tak lama kemudian, ia menerima informasi mengejutkan dari keponakannya terkait kejadian lain yang diduga terjadi selama study tour.
"Saya tahu kejadian ini dari ponakan saya, ponakan saya diberi tahu teman lesnya yang anak tersebut juga bersekolah di SMPN 28 Depok. Setelah itu saya menghubungi wali kelas (bukan pihak sekolah atau guru yang menelepon saya) dan melihat kondisi anak saya tidak baik-baik saja dengan muka berdarah," ujarnya.
Perjuangan Pengobatan dan Harapan Sang Ibu
Sejak kepulangannya dari Yogyakarta, kondisi fisik dan mental Dama terus menurun selama lebih dari satu tahun.
Ibunda Dama telah berupaya mencari berbagai pengobatan, baik medis maupun non-medis, termasuk rukiyah.
Namun, hingga kini, kondisi Dama belum menunjukkan perubahan signifikan.
"Setelah pulang pun ternyata anak saya mengalami hal yang sama di rumah dan berangsur selama 1 tahun lebih yang sekarang kondisi fisik mentalnya tidak baik. Saya pun sudah berusaha pengobatan medis maupun non medis. Awalnya pihak sekolah wali kelas 2 masih memberikan perhatian hanya beberapa waktu saja dengan mendatangkan orang ke rumah 1x untuk merukiyah tapi hasilnya pun sama," sambungnya.
Ironisnya, saat menjemput Dama sepulang study tour, ibunda Dama mengalami kecelakaan yang menyebabkan wajah putranya terluka hingga berdarah.
"Kita berdua jatuh dari motor karena kondisi mamas yang tidak stabil, kondisi ini berangsur selama 1 tahun lebih setelah pulang dari study tour SMPN 28 Depok. Berbagai upaya pun sudah saya jalani demi kesembuhan mamas dan medis pun masih berjalan sampai saat ini. Siapa yang mau bertanggung jawab atas anak saya setelah kondisinya seperti ini saya hanya mau anak saya seperti sedia kala, berangkat baik-baik sehat walafiat kenapa pulang jadi seperti ini," ujar ibunda Dama dengan nada penuh keputusasaan.
Reaksi Netizen dan Harapan Keadilan
Kisah pilu yang dibagikan ibunda Dama di media sosial dengan cepat menjadi viral dan menuai perhatian luas dari para netizen.
Banyak yang mengungkapkan keprihatinan mendalam atas kondisi Dama dan memberikan dukungan moral kepada sang ibu dalam perjuangannya mencari keadilan dan kesembuhan bagi putranya.(*)
| Diduga Lecehkan Anak, Oknum Babinsa Diamankan dari Amuk Massa |
|
|---|
| Ledakan Mercon di Pekalongan Tewaskan Remaja 14 Tahun, Dua Korban Putus Lengan |
|
|---|
| Viral Mudik Naik Jet Pribadi, Ini Sosok La Ode Safiul Akbar Gani yang Pulang Kampung ke Muna |
|
|---|
| Viral! Dua Gadis Tunarungu Lolos Kerja di Matahari, Ternyata Saudari Kembar, Banjir Dukungan |
|
|---|
| Viral Curi Uang Pedagang Nasi Uduk, Pria di Bekasi Dibekuk Polisi |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.