Rabu, 11 Maret 2026

Berita Internasional

Sekretaris Pribadi dan Penasihat Wali Kota Mexico City Tewas Ditembak

Sebuah tragedi mengguncang ibu kota Meksiko ketika sekretaris pribadi dan seorang penasihat dari Wali Kota Mexico City, Clara Brugada, tewas ditembak

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Sekretaris Pribadi dan Penasihat Wali Kota Mexico City Tewas Ditembak
TribunGorontalo.com/DW
ILUSTRASI Senjata Api. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Sebuah tragedi mengguncang ibu kota Meksiko ketika sekretaris pribadi dan seorang penasihat dari Wali Kota Mexico City, Clara Brugada, tewas ditembak pada hari Selasa waktu setempat.

Insiden mengerikan ini menjadi serangan terburuk terhadap pejabat publik di ibu kota dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini pun memicu kekhawatiran akan meningkatnya kekerasan dan keamanan di kota metropolitan tersebut.

Wali Kota Clara Brugada, yang menduduki posisi politik kedua paling kuat di Meksiko setelah Presiden Claudia Sheinbaum, menyampaikan pernyataan duka cita yang mendalam.

Ia mengonfirmasi bahwa sekretarisnya, Ximena Guzmán, dan penasihatnya, José Muñoz, menjadi korban dalam serangan yang terjadi di lingkungan Moderna.

Motif di balik pembunuhan brutal ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.

Dalam pernyataan singkat kepada pers, Brugada tampak sangat terpukul dan mengungkapkan bahwa ia telah bekerja dengan kedua korban selama bertahun-tahun.

Dengan nada tegas, ia berjanji bahwa pemerintahannya akan terus melanjutkan perjuangan tanpa henti melawan ketidakamanan.

Serangan yang merenggut nyawa dua orang penting dalam pemerintahan kota ini terjadi sekitar pukul 7 pagi waktu setempat.

Saat kejadian, Muñoz dan Guzmán sedang berada di dalam mobil Audi di jalan utama yang ramai di Mexico City.

Saksi mata melaporkan adanya empat lubang peluru yang terkumpul di sisi pengemudi kaca depan mobil.

Tragisnya, salah satu jenazah ditemukan tergeletak di trotoar.

Analis keamanan Meksiko, David Saucedo, menduga kuat bahwa pembunuhan ini memiliki ciri-ciri serangan yang dilakukan oleh kelompok kejahatan terorganisir.

Ia meyakini bahwa aksi keji ini bertujuan untuk memberikan tekanan kepada pemerintahan Brugada.

Saucedo juga mempertanyakan mengapa seorang tokoh penting seperti Guzmán, yang memiliki kedekatan dengan wali kota, tidak mendapatkan pengawalan keamanan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved