Berita Haji Gorontalo
393 Calon Jemaah Haji Gorontalo Kloter 30 Mulai Masuk Asrama, Lansia dan Disabilitas Jadi Prioritas
393 CJH ini berasal dari Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo dari kehadiran para lansia dan penyandang disabilitas di antara jemaah haji.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/CJH-Bonbol.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, GORONTALO -- Calon Jemaah Haji (CJH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 30 pagi ini tiba di Asrama Haji Gorontalo, Rabu (21/5/2025).
Sebanyak 393 CJH ini berasal dari Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Momen ini dirasa istimewa karena kehadiran para lansia dan penyandang disabilitas di antara jemaah haji.
Ada 103 jemaah lansia, termasuk Maryam Pou, jemaah tertua berusia 85 tahun asal Bone Bolango dengan mata berbinar menyampaikan rasa syukur bisa berangkat haji di usia senjanya.
Baca juga: Tanpa Pacaran dan Nekat Nikah Usia 20 Tahun, Beginilah Kisah Cinta Najwa Shihab dan Ibrahim Assegaf
"Alhamdulillah," ujarnya kepada TribunGorontalo.com.
Di sisi lain, semangat muda terpancar dari Raya Rizali Mutawakkil Mantau, jemaah termuda berusia 19 tahun dari Kabupaten Gorontalo.
Dan tak kalah menyentuh, hadir pula Nurma Haji Ali, penyandang disabilitas tuna netra berusia 72 tahun.
Nurma datang dengan menggunakan kursi roda untuk membantunya menjalani kegiatannya.
Baca juga: Dari Gorontalo ke Tanah Suci: Inilah Kisah Halim Umar Tukang Bantal Rumahan Sukses Naik Haji
Didampingi oleh petugas, Nurma tampak tegar dan siap menunaikan rukun Islam kelima meski dengan keterbatasan fisik.
Kloter 30 ini terdiri dari 387 jemaah reguler, didampingi 1 ketua kloter, 1 pembimbing ibadah, 2 tenaga kesehatan haji (TKH), dan 2 petugas haji daerah (PHD/KBIHU).
Prosesi ini menjadi lanjutan setelah sebelumnya memberangkatian Kloter 28 Kota Gorontalo.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi, H. M. Muflih B. Fattah, menjelaskan pemberangkatan kloter ini menjadi ajang evaluasi dan peningkatan pelayanan.
“Kesuksesan pemberangkatan Kloter 28 kemarin menjadi tolok ukur bagi kami," ujar Muflih.
Baca juga: Jurusan Kesehatan Masyarakat UNG Inovasikan Makanan Sehat Dipadukan dengan Tradisi Kuliner Daerah
Menurutnya dalam kegiatan mempersiapkan jemaah haji ini masih ada hal-hal yang perlu disempurnakan.
Namun, Muflih berharap seluruh layanan pada Kloter 30 mulai dari penerimaan hingga pemberangkatan dapat berjalan lebih baik dan lebih ramah terhadap kebutuhan lansia maupun penyandang disabilitas.
Muflih juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dan profesionalisme para petugas dalam melayani seluruh jemaah, tanpa memandang usia maupun kondisi fisik.
“Fokus kita adalah memastikan setiap jemaah, tanpa terkecuali, mendapatkan hak pelayanan yang layak, termasuk mereka yang rentan secara fisik," imbuhnya.
Baca juga: Calon Jemaah Haji Gorontalo Kloter 28 Berangkat ke Tanah Suci Makkah, Totalnya 393 Orang
"Kita ingin mewujudkan semangat Haji Ramah Lansia dan Disabilitas sesuai dengan arahan Menteri Agama," tambahnya.
Setelah menjalani serangkaian proses seperti pemeriksaan kesehatan akhir, pembagian perlengkapan, dan verifikasi dokumen, Kloter 30 akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)
Berita Haji Gorontalo
calon jemaah haji
Gorontalo
Asrama Haji Gorontalo
TribunGorontalo.com
Muflih B Fattah
haji
| Kuota Haji Gorontalo Dipangkas hingga 37 persen, Dari 969 Jadi 608 Jemaah di Tahun 2026 |
|
|---|
| Fase Pemulangan Jemaah Haji 1446 H Selesai, Total 446 Jemaah Wafat |
|
|---|
| Tak Ada Jamaah Haji Gorontalo yang Gugur dan Sakit di Tanah Suci, Kemenag: Ini Kali Pertama |
|
|---|
| Kloter 32 Jamaah Haji Gorontalo Tiba di Tanah Air, 179 Jemaah Pulang Utuh dan Sehat |
|
|---|
| Ini Jadwal Pasti Kepulangan Jamaah Haji Asal Gorontalo, Satu Orang Lebih Awal karena Operasi |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.