Pemkab Gorontalo
Kabupaten Gorontalo Raih WTP ke-15, Kado Manis di Awal Pemerintahan Sofyan–Tonny
Kabupaten Gorontalo meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/WTP-Kabgor-Sofyan-Puhi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kabupaten Gorontalo meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Keberhasilan ini telah diraih Kabupaten Gorontalo selama 15 kali secara berturut-turut.
Dengan raihan WTP yang ke-15 ini menjadi kado manis di awal kepemerintahan Bupati Gorontalo dan wakilnya, Sofyan Puhi dan Tonny Junus.
"Ini kado manis di awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Tonny Junus," ungkapnya.
Kata Sofyan, WTP ini tidak bisa diraih jika pemerintah kerja asal-asalan.
Baca juga: Semua Daerah Dapat Opini WTP dari BPK, Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea: Saya Kurang Setuju
Penghargaan WTP ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah serta masyarakat Kabupaten Gorontalo.
"WTP ini bukan sekadar penghargaan, melainkan simbol kepercayaan publik dan dorongan moral bagi kami di awal kepemimpinan Sofyan–Tonny untuk terus membenahi dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan," Kata Sofyan.
Capaian opini WTP ke-15 secara beruntun ini semakin menegaskan posisi Kabupaten Gorontalo sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tingkat nasional.
Penghargaan WTP itu diberikan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Gorontalo, Hery Purwanto kepada Bupati Sofyan Puhi di Auditorium BPK RI Perwakilan Provinsi Gorontalo, Senin (19/5/2025).
Baca juga: Kabupaten Boalemo Bakal Punya Videotron Perdana, Cek Lokasinya
Opini WTP ini diberikan setelah Tim Pemeriksaan BPK melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan Pemkab Gorontalo Tahun 2024.
Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Gorontalo, Hery Purwanto, menyebutkan pencapaian tersebut mencerminkan pengelolaan keuangan yang kredibel dan sesuai standar.
"Sudah sewajarnya, tidak terdapat pembatasan lingkup dan salah saji yang material yang berdampak pada modifikasi opini," ungkapnya.
Baca juga: Cerita Muhamad Adrian Yunus, Calon Jemaah Haji Termuda di Kloter Kota Gorontalo
Menurutnya, hal itu membuat laporan keuangan telah disusun secara sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).
Sehingga bagi pemerintah yang mendapat penghargaan WTP merupakan pemerintah yang telah baik dalam pengelolaan keuangan di daerahnya.
"Juga disertai kecukupan pengungkapan, sistem pengendalian intern yang memadai, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan," jelas Hery. (*)
(TribunGorontalo.com/ADV/Jefry Potabuga)