Minggu, 22 Maret 2026

Covid 19

Covid-19 Kembali Meningkat, di Asia Tenggara, Seperti Singapura & Thailand, Bagaimana Cara Mencegah?

Hal ini menyusul lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan jumlah kasus di negara tetangga seperti, Malaysia, Thailand dan Singapura.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Covid-19 Kembali Meningkat, di Asia Tenggara, Seperti Singapura & Thailand, Bagaimana Cara Mencegah?
Tribunnews.com
COVID-19 MENINGKAT-Covid-19 Kembali Meningkat, di Asia Tenggara, Seperti Singapura & Thailand, Bagaimana Cara Mencegah. Hal ini menyusul lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan jumlah kasus di negara tetangga seperti, Malaysia, Thailand dan Singapura. 

TRIBUNGORONTALO.COM-Kasus Covid-19 di Asia Tenggara kembali menunjukkan  peningkatan dalam beberapa waktu. Beberapa negara yang terdampak signifikan adalah Singapura dan Thailand, serta Malaysia yang juga melaporkan kenaikan kasus.

Pemerintah Malaysia menyatakan bahwa meskipun situasi Covid-19 dalam negeri relatif terkendali, kewaspadaan nasional tetap menjadi prioritas.

Hal ini menyusul lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan jumlah kasus di negara tetangga seperti, Malaysia, Thailand dan Singapura.

Melansir dari Kompas pada (18/5/2025), Menteri Kesehatan Malaysia, Dzulkefly Ahmad, mengungkapkan bahwa saat ini Malaysia mencatat rata-rata sekitar 600 kasus per minggu, dan belum ada laporan kematian akibat Covid-19 sepanjang 2025.

"Malaysia mencatat rata- rata sekitar 600 kasus per minggu, jauh di bawah ambang batas kewaspadaan nasional," tulis Dzulkefly di media sosial X, Sabtu (17/5/2025) yang dikutip dari Kompas.

Baca juga: Sidang Isbat Digelar 27 Mei 2025, Apakah Idul Adha Pemerintah dan Muhammadiyah Berpotensi Sama?

Sementara itu, Thailand melaporkan lebih dari 16.600 kasus baru dan enam kematian dalam periode 4–10 Mei.

Di sisi lain, Singapura mencatat lonjakan kasus dari 11.100 menjadi 14.200 dalam sepekan terakhir, dengan 133 pasien dirawat di rumah sakit.

Melihat perkembangan ini, pemerintah Malaysia kembali mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dan disiplin menerapkan langkah-langkah perlindungan diri.

Salah satu langkah penting adalah tetap menjaga kebersihan dan gaya hidup sehat. Vaksinasi juga terus dianjurkan terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, penderita komorbid, dan tenaga kesehatan.

Covid-19 dan Virus Corona

Dikutip dari kemkes.go.id, coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan.

Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernapasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan China, pada Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (Covid-19).

Baca juga: Seorang Pria di Gorontalo Lecehkan Anak Kandung Sejak Usia 13 Tahun, Dibawa ke Kebun hingga Hotel

Covid-19 disebabkan oleh SARS-COV2 yang termasuk dalam keluarga besar coronavirus yang sama dengan penyebab SARS pada tahun 2003, hanya berbeda jenis virusnya.

Gejalanya mirip dengan SARS, namun angka kematian SARS (9,6 persen) lebih tinggi dibanding Covid-19 (kurang dari 5 persen), walaupun jumlah kasus Covid-19 jauh lebih banyak dibanding SARS.

Covid-19 juga memiliki penyebaran yang lebih luas dan cepat ke beberapa negara dibanding SARS.

Bagaimana Manusia Dapat Terinfeksi Covid-19?

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved