Gempa Bumi

UPDATE Gempa Bumi Jumat Malam 16 Mei 2025, Cek Info BMKG

Gempa bumi dengan magnitudo 3,9 mengguncang wilayah selatan Papua pada Kamis, 16 Mei 2025, pukul 17.44 WIT.

Editor: Wawan Akuba
BMKG
GEMPA BUMI REALTIME - Gempa Magnitudo 3,9 Guncang Wilayah Selatan Papua, Berpusat di Perbatasan Asmat dan Mappi. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi dengan magnitudo 3,9 mengguncang wilayah selatan Papua pada Kamis, 16 Mei 2025, pukul 17.44 WIT.

Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan pusat gempa berada di koordinat 4,82 Lintang Selatan dan 137,24 Bujur Timur, dengan kedalaman 42 kilometer.

Berdasarkan titik koordinat tersebut, episenter gempa berada di daratan, tepatnya di wilayah perbatasan Kabupaten Asmat dan Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan.

Lokasi ini berada sekitar 75 kilometer sebelah timur laut dari Kota Agats, ibu kota Kabupaten Asmat.

Gempa ini tergolong berkekuatan rendah. Kedalaman 42 kilometer dikategorikan sebagai gempa dangkal hingga menengah, yang biasanya terjadi akibat aktivitas tektonik lokal di kerak bumi bagian atas.

Dengan kombinasi kedalaman dan magnitudo tersebut, gempa diperkirakan dapat dirasakan lemah di sekitar pusatnya dan tidak berpotensi menimbulkan kerusakan besar maupun tsunami.

Karakteristik Seismik Wilayah

Wilayah selatan Papua, meski tidak seaktif wilayah utara atau pegunungan tengah Papua, tetap termasuk dalam zona seismik aktif karena berada pada jalur interaksi lempeng Indo-Australia dengan mikro-lempeng di kawasan Papua.

Aktivitas tektonik di wilayah ini umumnya menghasilkan gempa-gempa bermagnitudo rendah hingga sedang.

Selama dua tahun terakhir, wilayah dalam radius 100 kilometer dari pusat gempa ini telah mengalami belasan kejadian gempa kecil yang sebagian besar tidak dirasakan oleh masyarakat luas.

Fenomena ini menunjukkan bahwa wilayah tersebut memiliki potensi aktivitas kegempaan meski intensitasnya tidak tinggi.

Imbauan dan Mitigasi

Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Namun, sebagai bagian dari wilayah rawan gempa, kawasan Papua Selatan tetap perlu menerapkan prinsip mitigasi bencana.

Kesiapsiagaan mencakup pemetaan risiko lokal, penyusunan jalur evakuasi, edukasi gempa di lingkungan masyarakat, serta pembangunan struktur bangunan yang sesuai standar tahan gempa.

Kondisi geografis berupa rawa, sungai besar, dan permukiman di atas tanah lunak di beberapa bagian wilayah Asmat dan Mappi juga dapat mempengaruhi respon getaran saat terjadi gempa.

Oleh karena itu, analisis risiko lokal menjadi bagian penting dalam upaya pengurangan dampak bencana. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved