Profil Tokoh
Sosok Emmanuel cMacron, dari Bankir Muda Hingga Sukses jadi Presiden Termuda Prancis
Emmanuel Macron, lahir pada 21 Desember 1977 di Amiens, Prancis, mencatat sejarah sebagai presiden termuda Prancis sejak Napoleon I.
TRIBUNGORONTALO.COM - Emmanuel Macron, lahir pada 21 Desember 1977 di Amiens, Prancis, mencatat sejarah sebagai presiden termuda Prancis sejak Napoleon I.
Politisi dan mantan bankir ini terpilih menjadi Presiden Prancis pada tahun 2017 dan kembali terpilih untuk masa jabatan kedua pada tahun 2022.
Keterpilihannya ini menjadikannya presiden Prancis pertama dalam dua dekade yang berhasil mempertahankan jabatannya.
Lahir dari keluarga dokter dengan pandangan politik liberal, Macron adalah anak sulung dari tiga bersaudara.
Ia menunjukkan kecerdasan luar biasa sejak bersekolah di lycée (sekolah menengah atas) swasta di Amiens.
Di sana, ia menjalin hubungan jangka panjang dengan guru dramanya, Brigitte Trogneux, yang kemudian dinikahinya pada tahun 2007.
Macron menyelesaikan baccalauréat-nya di Lycée Henri-IV yang bergengsi di Paris sebelum melanjutkan studi kebijakan internasional dan pelayanan publik di grande école Sciences Po.
Selama masa studinya, ia juga bekerja sebagai asisten editorial untuk filsuf dan sejarawan Paul Ricoeur.
Pada tahun 2001, Macron meraih gelar master di bidang kebijakan publik dari Sciences Po dan gelar master filsafat dari Universitas Paris Nanterre.
Puncak pendidikan tingginya adalah kelulusannya dari École Nationale d’Administration (ENA) pada tahun 2004, sebuah institusi yang dikenal sebagai jalur cepat menuju kekuasaan politik.
Beberapa mantan presiden Prancis, termasuk Valéry Giscard d’Estaing, Jacques Chirac, dan François Hollande, juga merupakan alumni ENA.
Karier pelayanan publik Macron dimulai pada tahun 2004 sebagai inspektur keuangan di Kementerian Ekonomi dan Keuangan Prancis.
Empat tahun kemudian, ia mengambil langkah berani dengan membeli kontrak pemerintahnya seharga €50.000 untuk memasuki sektor swasta, sebuah keputusan yang dikhawatirkan teman-temannya dapat menghambat ambisi politiknya di masa depan.
Pada September 2008, ia bergabung dengan Rothschild & Cie Banque, divisi Prancis dari kelompok keuangan internasional Rothschild, sebagai seorang bankir investasi.
Kariernya di perusahaan tersebut melesat cepat, dan pada tahun 2012 ia menjadi perantara akuisisi divisi makanan bayi Pfizer oleh Nestlé senilai $12 miliar.
Kabarnya, Macron mendapatkan €2,9 juta dari kesepakatan tersebut. Sambil masih bekerja di Rothschild, Macron mulai bekerja sama dengan Hollande dalam kampanye pencalonan presiden dari Partai Sosialis menjelang pemilu 2012.
Setelah Hollande memenangkan kursi kepresidenan, Macron bergabung dengan pemerintahannya sebagai wakil kepala staf dan penasihat ekonomi.
Macron kemudian menjadi wajah Prancis di berbagai pertemuan internasional, dan pada tahun 2014 ia diangkat menjadi Menteri Keuangan.
Ia mengusulkan paket reformasi yang dikenal sebagai loi Macron ("hukum Macron") dengan tujuan untuk memicu pertumbuhan ekonomi Prancis yang lesu.
Namun, undang-undang ini memicu pemberontakan dari sayap kiri Partai Sosialis.
Pada Februari 2015, Perdana Menteri Manuel Valls terpaksa menggunakan Pasal 49 Konstitusi Prancis, sebuah langkah yang jarang digunakan yang memungkinkan sebuah RUU disahkan tanpa persetujuan parlemen dengan syarat pemerintah kemudian menghadapi mosi tidak percaya.
Valls berhasil melewati mosi tersebut, dan loi Macron pun diberlakukan.
Undang-undang ini melonggarkan pembatasan kegiatan bisnis pada hari Minggu dan melakukan deregulasi beberapa profesi, tetapi pasar tenaga kerja sebagian besar tidak tersentuh, dan jam kerja 35 jam per minggu di Prancis tetap dipertahankan.
Loi Macron dianggap sebagai paket reformasi yang relatif sederhana untuk negara yang bergulat dengan tingkat pengangguran yang tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang lambat, namun tetap memicu reaksi keras dari kubu kiri dan kanan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Emmanuel-Macron-lahir-pada-21-Desember-1977-di-Amiens-Prancis.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.