Manajer GM Diteror
Fakta-fakta Rumah Didit Hatmoko Manajer PT Gorontalo Minerals Dilempari Bom Molotov
Sejumlah fakta terungkap dalam kasus rumah Didit Hatmoko Manajer PT Gorontalo Minerals dilempari bom molotov.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BOM-MOLOTOV-Teror-Bom-Molotov-di-rumah-Manager-PT-Gorontalo-Minerals.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Sejumlah fakta terungkap dalam kasus rumah Didit Hatmoko Manajer PT Gorontalo Minerals (GM) dilempari bom molotov.
Peristiwa ini terjadi pada dini hari Senin, 12 Mei 2025.
Berikut fakta-faktanya sebagaimana dirangkum TribunGorontalo.com.
Kejadian jelang salat subuh
Rumah Didit Hatmoko dilempari bom molotov menjelang salat subuh sekitar pukul 04.00 Wita, Senin (12/5/2025).
Saat itu istri Didit masih terjaga. Dia sedang telponan dengan sang suami.
Tiba-tiba dia dikejutkan suara kaca pecah.
Dentuman keras itu terdengar oleh Didit di ujung telepon.
Istri Didit pun panik. Sebab dia hanya bersama anak-anak dan seorang penjaga rumah.
Mereka lantas meminta bantuan tetangga. Kebetulan ada warga yang terjaga.
Sejumlah warga juga keluar rumah setelah mendengar suara dentuman.
Didit berada di Jakarta
Saat kejadian, Didit tidak di rumah. Ia sedang berada di Jakarta.
Didit baru mengetahui rumahnya diserang orang tak dikenal kala dirinya menerima telepon dari istri.
Dia mendengar sendiri suara keras itu dan langsung bertanya pada sang istri.
Api berasal dari bagasi mobil
Api dari dua bom molotov menjilat bodi mobil yang terparkir.
Jejak bekas terbakar menghitam jelas terlihat di area bagasi mobil.
Api sempat mencapai pintu rumah.
Didit melapor ke Polsek Dungigi
Didik B Hatmoko segera melaporkan peristiwa pelemparan bom Molotov ini ke Polsek Dungingi.
Tak berselang lama, petugas kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi, sebagai langkah awal dalam penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Fakta-fakta Suami Tikam Istri hingga Tewas di Kotamobagu Sulut, Diduga karena Cemburu
Pelaku diburu polisi
Saat ini pelaku masih diburu polisi.
Adapun kerugian materil belum bisa dipastikan.
Didit juga enggan berspekulasi perihal penyebab rumahnya dirusak orang tak dikenal.
Dia merasa selama ini tidak memiliki musuh atau berselisih dengan pihak manapun.
Menurut Didit, dirinya hanya menjalankan tugasnya sebagai manajer PT GM. Dia senantiasa berkomunikasi dengan pihak lain yang berkaitan dengan pekerjaannya.
Kini garasi mobil di rumah Didit telah dipasang garis polisi (police line).
(TribunGorontalo.com/*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.