Mata Lokal Fest 2025
Mata Lokal Fest 2025, Pramono Anung Bicara Transportasi Umum Gratis hingga Jakarta Kota Global
Gubernur Jakarta Pramono Anung menjadi pembicara dalam acara Mata Lokal Fest 2025 di Hotel Shangrilla, Jakarta, Kamis (8/5/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gubernur-DKI-Jakarta-Pramono-Anung-990009899.jpg)
Tercatat, sudah ada 707.622 siswa menerima Kartu Jakarta Pintar dan mendapatkan Rp 300 ribu per bulan. Kemudian, program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul untuk 15 mahasiswa untuk jenjang S1 sampai S3.
"Inilah yang menjadi program saya yang utama dan terutama di awal-awal pemerintahan saya. Sehingga dengan demikian secara sungguh-sungguh saya sekarang mencoba untuk menekan gini ratio," kata Pramono.
Pramono menambahkan sekitar 6.600 ijazah yang sebelumnya tertahan di sekolah kini berhasil diputihkan sehingga siswa pemilik ijazah tersebut bisa mendapatkan kembali haknya.
Pramono menjelaskan bahwa memang apa yang dilakukannya masih ada kekurangan. Namun, aspek-aspek lainnya, Jakarta disebut Pramono masih lebih unggul dari provinsi lain.
"APBD di Jakarta sekarang ini di tahun 2025 adalah Rp 91 triliun. Sehingga dengan demikian kemampuan Jakarta untuk membangun itu masih cukup kuat," pungkas Pramono.
Pramono Anung Paparkan 15 Golongan yang Digratiskan Naik Transportasi Umum
Gubernur Jakarta Pramono Anung menjelaskan upaya mengatasi macet di Jakarta yang sudah menjadi masalah sejak dulu. Dia bercerita soal digratiskannya 15 golongan naik transportasi umum hingga perlunya penambahan Transjabodetabek.
"Kalau dulu hanya 14, sekarang jadi 15. Kalau dulu hanya naik Transjakarta, sekarang naik seluruh moda, kecuali KRL, karena KRL kan KAI. Naik MRT, LRT, Transjakarta, semuanya gratis," kata Pramono dalam acara Mata Lokal Fest 2025 yang diadakan Tribun Network, di Hotel Shangrilla, Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Adapun ke-15 golongan tersebut yakni :
Penerima Layanan Gratis dengan kartu Jakcard Combo meliputi golongan-golongan berikut:
1. Pegawai Negeri Sipil Pemprov DKI Jakarta dan pensiunannya
2. Tenaga Kontrak yang bekerja di Pemprov DKI
3. Pemilik Kartu Jakarta Pintar (KJP)
4. Karyawan Swasta tertentu/Pekerja (Gaji sesuai UMP melalui Bank DKI)
5. Penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa
6. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.
Berikut penerima Layanan Gratis dengan TJ Card:
1. Lanjut usia 60 tahun ke atas (lansia)
2. Penyandang disabilitas
3. Anggota Veteran Republik Indonesia
4. Penerima Raskin (pemilik Kartu Keluarga Sejahtera)
5. Penduduk pemilik KTP Kepulauan Seribu
6. Pengurus masjid (marbot)
7. Pendidik dan tenaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
8. Larva monitor
9. Anggota TNI/Polri.
Tak hanya itu, Pramono menilai bahwa jika ingin masalah macet di Jakarta benar teratasi, harus ada yang melihat pola pergerakan warga Jakarta dan sekitarnya.
"Persoalan macetnya pagi hari 3,5 juta orang masuk, sore hari 3,5 juta orang pulang, ditambah dengan orang warga Jakarta sendiri, itulah sumber kemacetan yang utama. Maka untuk itu tidak bisa lagi Transjakarta. Harus Transjabodetabek," kata dia.
Bahkan dia menilai bahwa Jak Lingko seharusnya bukan melayani warga di Jakarta saja.
| Daftar Pemenang Mata Lokal Award 2025 |
|
|---|
| CEO Tribun Network Dahlan Dahi Sebut Mata Lokal Fest Jadi Wadah Wujudkan SDGs |
|
|---|
| Mata Lokal Fest 2025, Anggota DPR RI Kamrussamad Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Demi Wujudkan SDGs |
|
|---|
| Mata Lokal Fest 2025, Staf Khusus Menteri Pertanian Ungkap 58 Negara Alami Kelaparan Serius |
|
|---|
| Mata Lokal Fest 2025, Menbud Fadli Zon Ungkap Alasan Rencana Tulis Ulang Sejarah RI |
|
|---|