Senin, 16 Maret 2026

Mata Lokal Fest 2025

Mata Lokal Fest 2025, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Bahas Pembiayaan Industri Hijau

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkap strategi untuk mendorong industri bertransformasi ke sektor yang lebih ramah lingkungan.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Mata Lokal Fest 2025, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Bahas Pembiayaan Industri Hijau
TRIBUNNEWS
MATA LOKAL FEST - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di acara Tribun Network Mata Lokal Fest 2025 di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis (8/5/2025). Agus membeber keseriusan Pemerintah menyiapkan peraturan untuk pembiayaan transformasi industri hijau. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkap strategi untuk mendorong industri bertransformasi ke sektor yang lebih ramah lingkungan.

Hal ini diungkapnya saat menjadi pembicara sesi diskusi Mata Local Fest 2025 dengan tema Cutting Edge for Local Sustainability di acara Mata Lokal Fest 2025.

Mata Lokal Fest 2025 digelar Tribun Network di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjabarkan langkah pemerintah dan Kemenperin untuk mewujudkan industri hijau.

"Upaya yang dilakukan oleh pemerintah sebagai bagian dari global community untuk menciptakan dunia yang lebih ramah lingkungan, tapi di satu sisi juga tidak mengorbankan ekonomi mendorong industri menggunakan teknologi yang lebih advance di fasilitas pabrik," ungkap Menperin di Tribun Network Mata Lokal Fest 2025, Kamis (8/5/2025).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita  897yyyy
MATA LOKAL FEST - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan CEO Tribun Network Dahlan Dahi di acara Tribun Network Mata Lokal Fest 2025 di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis (8/5/2025). Agus membeber keseriusan Pemerintah menyiapkan peraturan untuk pembiayaan transformasi industri hijau.

Agus menyebutkan pihaknya tengah menyiapkan peraturan mengenai pembiayaan bagi perusahaan yang berkomitmen bertransformasi ke industri hijau.

Dalam Permenperin yang sedang digodok, nantinya akan akan Green Industry Service Company atau GISCO. Dimana Kementerian Perindustrian sebagai fasilitatornya.

"Kami sekarang sudah dalam proses persiapan penerbitan Peraturan Menteri Perindustrian tentang fasilitasi pembiayaan industri hijau. Nanti akan diatur keberadaan atau pendirian Green Industry Service Company atau GISCO. Kami fasilitatornya," ucapnya.

 Ke depan dalam pembentukan GISCO akan ada investor yang berasal dari financial institution, untuk kemudian mendanai proyek industri hijau yang diajukan perusahaan.

"Mereka yang akan mendanai program-program transformasi dari industri yang ada di Indonesia menuju industri hijau," kata Agus.

Langkah ini diambil sebagai solusi bagi perusahaan. Menurut Agus, saat ini banyak perusahaan yang menganggap transformasi ke industri hijau menjadi sebuah cost atau biaya pengeluaran.

"Transformasi ini pasti mahal dan sebagian besar perusahaan masih menganggap bahwa ini cost bukan investasi. Oleh sebab itu pemerintah juga harus hadir dan membantu dengan bagaimana kita bisa menyiapkan dana-dana yang bisa dipergunakan oleh perusahaan untuk transformasi," ujar Menperin.

Menperin Optimistis GISCO Bisa Danai Transformasi Industri Hijau dan Buka Peluang Ekspor Baru 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan sedang merancang aturan mengenai pembiayaan untuk transformasi industri ramah lingkungan.

Untuk perubahan industri konvensional ke industri hijau, sebuah lembaga yang nantinya akan didirikan bernama Green Industry Service Company atau GISCO akan dibuat.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved