Vaksin TBC
Indonesia Bakal Menjadi Lokasi Uji Coba Vaksin TBC, Dikembangkan Bill dan Melinda Gates Foundation
Indonesia dipilih bersama India dan beberapa negara di Afrika sebagai lokasi uji klinis vaksin TBC karena beban penyakit tinggi kesiapan infrastruktur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Vaksin-TBC-bakal-Diuji-Coba-di-Indonesia-nbxvn.jpg)
Awalnya, vaksin ini dirancang dan dievaluasi secara klinis oleh perusahaan biofarmasi GSK hingga tahap pembuktian konsep (Fase 2b). GSK bermitra dengan Aeras dan International AIDS Vaccine Initiative (IAVI).
Sedangkan pengembangan awal menggunakan dana dari GSK dan sebagian dari Gates Foundation.
Pada 2020, GSK mengumumkan kemitraan dengan Gates MRI untuk pengembangan lebih lanjut vaksin TBC M72/AS01E.
GSK terus memberikan bantuan teknis kepada Gates MRI, memasok komponen adjuvan vaksin untuk uji coba Fase 3 dan akan menyediakan adjuvan pasca-lisensi jika uji coba berhasil.
Adapun uji coba fase 3 telah dilaksanakan di Afrika Selatan. Indonesia, Vietnam, Zambia, Malawi, Mozambik, dan Kenya, juga akan menjadi lokasi uji coba.
Ujicoba di Indonesia hingga Afrika Selatan
Indonesia bersama empat negara lain menjadi lokasi uji klinik fase 3 kandidat vaksin TBC milik yayasan Bill Gates M72/AS01E .
Keempat negara lainnya itu adalah Afrika Selatan, Kenya, Zambia dan Malawi.
Lima negara yang berpartisipasi dalam uji coba ini merupakan negara-negara dengan beban penyakit TBC yang besar.
Secara global uji vaksin TBC ini diikuti lebih dari 20.081 orang.
Dikutip dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) negara Afrika Selatan menjadi negara dengan partisipan paling banyak.
Afrika Selatan mengikutsertakan 13.071 partisipan.
Baca juga: CEO Tribun Network Dahlan Dahi Sebut Mata Lokal Fest Jadi Wadah Wujudkan SDGs
Kemudian disusul Kenya (3.579), Indonesia (2.095), Zambia (889), dan Malawi (447).
Partisipan Indonesia sebanyak 2.095 orang berasal dari kelompok usia remaja dan dewasa.
Di Indonesia, kegiatan ini dilaksanakan di berbagai institusi medis terkemuka, termasuk Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), RS Universitas Indonesia (RSUI), RSUP Persahabatan, RS Islam Cempaka Putih di Jakarta, serta Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK UNPAD) di Bandung.
Mengapa Dunia Perlu Vaksin TBC Baru?
Hal ini dijelaskan oleh Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Prof Tjandra Yoga Aditama kepada Tribunnews.com di Jakarta, Jumat (9/5/2025)